Kompaslink.com|Tanjung raja OI Sumsel, 13 Juni 2024
Diduga delapan anak menjadi korban perdagangan manusia di negara Kamboja PT PTS
Diantaranya Ifan Syaputra 21thn, Ahmad Junaidi 25thn,Ariyan 19thn,Didi Pramana 20thn empatorang lagi masih dalam pencarian data identitas.



Diduga mereka diberangkatkan oleh agen yang sampai sekarang masih dalam pencarian
Mereka berangkat dari rumah lewat via hp dari tanjung raja menuju kota Palembang daerah bukit ucap salah satu orang tua sebut saja Sayuti
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian mereka di antar menuju kota Dumai kepulauan Riau
Sesampainya di Dumai mereka ditempatkan di sebuah mes penampungan guna membuat paspor dan menunggu kolom visa selama sembilan hari
Setelah sembilan hari menunggu mereka diberangkatkan lagi ke negara Malaysia melalui jalur kapal laut sesampai mereka di Malaysia kemudian mereka diterbangkan lagi ke negara Kamboja di PT PTS
Sesampainya mereka di Kamboja selama lebih kurang tiga bulan bekerja di PT PTS mereka mengalami perlakuan tidak manusiawi ucap Ahmad Junaidi kepada LIPER RI mereka kerap mengalami perlakuan yang tidak manusiawi mereka dipaksa untuk kerja siang malam
Bahkan mereka sering di siksa dan di intimidasi disuruh push up sebanyak 500 kali bahkan mereka disuruh angkat galon dari gedung tingkat 1 sampai tingkat 8
Yang parahnya lagi klo mereka sakit mereka kena denda 50 dollar,tidak bekerja satu hari mereka didenda 100 dollar oleh oknum PT PTS tersebut
kedua orang tua mereka meminta bantuan ke presiden juga pak Prabowo agar dapat membantu memulangkan anak mereka kenegara Indonesia dengan selamat dan bisa berkumpul bersama keluarga.
(Red)











