Asep Rozak Pimpin TTKKBI Sumsel, Satukan Seni Cimande dan Pengabdian untuk Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, KOMPASLINK.COM
Pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Sumatera Selatan resmi digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik No. 12A, Sabtu (20/12/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi pelestarian dan pengembangan seni bela diri serta budaya Banten di Bumi Sriwijaya.

Dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat itu, sejumlah pengurus resmi dilantik, di antaranya Asep Rozak, S.Ag sebagai Ketua DPW I TTKKBI Sumsel, Ibnu Hajar, S.Sos.I, MT sebagai Sekjen, dan Erwin Sudirman sebagai Bendahara. Turut hadir Wakil Ketua Umum DPP Pusat TTKKBI, TB. Ajat Sudrajat, yang mewakili Ketua Umum dalam prosesi pengukuhan.

Selain itu, turut dikukuhkan pula para pimpinan daerah, antara lain Mardian sebagai Ketua DPW II Kota Palembang, Pak Paing Ketua DPW II Kabupaten Banyuasin, dan I Wayang Linggih dari Kabupaten PALI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum DPP Pusat TB. Ajat Sudrajat menyampaikan harapannya agar TTKKBI Sumsel mampu menjaga semangat pelestarian budaya Banten sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

“Saya mewakili Ketua Umum DPP, berharap TTKKBI Sumsel bisa berjalan lebih baik dan lebih sukses. Seni budaya Banten harus terus dilestarikan. Ke depan, kami ingin TTKKBI bermitra erat dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan positif,” ujar Ajat.

Sementara itu, Ketua DPW I TTKKBI Sumsel Asep Rozak, S.Ag, menegaskan bahwa keberadaan TTKKBI bukan hanya sekadar wadah seni dan budaya, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan membangun kerja sama lintas elemen.

“Insyaallah, TTKKBI bukan hanya seni dan budaya, tapi wadah silaturahmi. Kami siap bermitra dengan pemerintah, aparat, dan berbagai pihak, termasuk kegiatan keagamaan dan sosial. Kami ingin seni bela diri dan budaya Banten ini membumi hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.

Asep juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan disiplin bagi seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Jangan hanya nama tertera dalam struktur, tapi tidak hadir dan tidak berperan. Ini amanah besar, dan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Sekjen DPW I TTKKBI Sumsel Ibnu Hajar, S.Sos.I, MT, menambahkan bahwa TTKKBI tidak hanya fokus pada pelestarian budaya, tetapi juga memiliki visi sosial dan pendidikan yang kuat.

“Kami sudah terbentuk hampir di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Insyaallah pada 14 Februari 2026 nanti, akan digelar Deklarasi Akbar melibatkan seluruh padepokan pencak silat di Sumsel,” ungkapnya.

Ibnu Hajar juga menyoroti program sosial yang sedang dirancang TTKKBI Sumsel.

“Kami punya program membantu masyarakat tidak mampu yang ingin kuliah hingga jenjang S1, serta program bakti sosial peduli anak yatim dan kaum dhuafa. Ini bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dalam acara pelantikan juga ditampilkan atraksi debus, salah satu seni khas Banten yang sarat makna spiritual dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Atraksi ini menjadi simbol keberanian, keyakinan, serta penghormatan kepada para leluhur dan guru besar pencak silat.

Di akhir acara, seluruh pengurus menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, termasuk Erwin Sudirman, yang dikenal aktif membantu pendanaan dan koordinasi kegiatan TTKKBI di Sumsel.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus DPW I dan DPW II yang sudah berjuang mensukseskan acara ini. Dukungan dan kebersamaan inilah yang akan membuat TTKKBI Sumsel semakin solid dan berpengaruh,” tutup Ibnu Hajar.

Dengan semangat pelestarian warisan leluhur dan komitmen sosial yang tinggi, TTKKBI Sumatera Selatan kini menatap masa depan dengan tekad untuk menjadikan seni bela diri dan budaya Banten sebagai kebanggaan daerah sekaligus simbol persaudaraan nasional. (Riela)

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:21

Penggerebekan di Sukarami, Satresnarkoba Polrestabes Palembang Amankan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:01

Kapos PBK Alang-alang Lebar Menyangkal Adanya Kerjasama Dengan Pihak Ketiga Simulasi Pemadam Kebakaran

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:33

Audiensi Kapolsek Sako Bersama Organisasi Masyarakat di Kota Palembang

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:54

Perkuat Kesejahteraan Prajurit, Pangdam II/Swj Sambut Audiensi Tim Sosialisasi Bank Himbara

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:49

Dukung Stabilitas Nasional, Kapolda Sumsel Hadiri Peluncuran Buku Sejarah NU Sumatera Selatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:04

Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, Korem 044/Gapo Gelar Upacara Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan Ketahanan Pangan, Perkuat Dukungan Program Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:16

Audiensi Panit Intelkam Polda Sumsel Ke Sekretariat DPC HBB Kota Palembang  

Berita Terbaru

Ogan Komering Ilir

Polres OKI Gagalkan Peredaran Sabu di Desa Kampung Baru Mesuji Makmur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:15