Survey Jalur Mudik, Kapolda Sumsel : Beberapa Ruas Tol Bergelombang, Perlu Waspadai Kecepatan.

- Penulis

Kamis, 4 April 2024 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG -Kompaslink.com
Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, PUPR, BPTD, Wakita Karya melaksanakan survei sekaligus pengecekan kondisi jalur untuk meningkatkan pelayanan pemudik pada Kamis (4/4/2024).

Usai melakukan peninjauan Pos Pelayanan di KM 277 dan dipintu Tol Kramasan, Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan kepada awak media tentang kondisi jalan Tol yang dilaluinya.

“Panjang jalur Tol mulai dari Lampung menuju Palembang itu sepanjang 114 kilometer dan terbagi dua pengelola jalan. Pertama KM 253 sampai dengan KM 330 itu dikelola oleh Hutama Karya, dan mulai KM 330 sampai KM 367 dikelola oleh Waskita Karya. Kita lihat tadi yang sedikit bergelombang dari KM 330 sampai KM 367. Pihak Waskita Karya terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berkendara. Ditahun lalupun sebenarnya kondisinya sama seperti ini. Dan ini cukup membahayakan bila masyarakat mengemudikan kendaraan dalam kecepatan tinggi, sehingga kami menghimbau masyarakat harus berhati-hati di ruas jalan tersebut,” papar Irjen Rachmad Wibowo.

Sehubungan kondisi jalan yang bergelombang, Irjen Rachmad Wibowo merekomendasikan kecepatan yang direkomendasikan maksimal 60 kilometer/jam ditambah syarat ban kendaraan dalam kondisi baik (masih tebal). Menurutnya, jika dipaksakan kecepatan tinggi sangat rawan kena benturan dan bisa berakibat pecah ban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Syukur saat lebaran tahun lalu tidak ada insiden menonjol, tentunya kita juga berharap pada tahun 2024 ini bisa aman terkendali,” harapnya.

“Sementara itu untuk ruas arah Lampung (KM 330 sampai KM 253) kondisi jalan cukup licin, tetap dibutuhkan konsentrasi dan berhati-hati. Kondisi di KM 253 sampai KM 367 (sepanjang 114 kilometer) terdapat 6 rest area, namun hanya 4 yang terdapat fasilitas SPBU permanen yakni di rest area 311A dan 311B (dari ruas Lampung ke Palembang). Artinya apa? Rest area tersebut merupakan SPBU terakhir sebelum masuk ke kota Palembang. Setelah itu, hanya terdapat SPBU modular di rest area KM 277A tetapi itu hanya modular saja dengan stock bahan bakarnya hanya 200 liter saja,” lanjutnya.

Begitupun dari arah sebaliknya (dari Palembang menuju Lampung), sehingga pucuk pimpinan polda Sumsel tersebut menyarankan pengguna Tol mengisi BBM di kota Palembang terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan.

“Pihak pengelola jalan Tol baik dari Jasa Marga, Waskita Karya dan Jutama Karya akan memasang ‘variable message sign’ dipapan papan pengumuman yang ada, ini untuk memberi tahu bahwa ini adalah SPBU terakhir,” terangnya.

Disinggung kesiapan Polda Sumsel mengamankan pemudik, mantan Dirsiber Bareskrim Polri tersebut menjelaskan bahwa pihaknya tidak sendirian dan bersinergi, berkolaborasi dengan semua pihak.

“Polda Sumsel bersama jajaran stakeholder memiliki 3 jenis pos, yakni pos pengamanan yang sekarang ada di tempat kita saat ini (pintu Tol Kramasan), kemudian pos pelayanan yang ada disepanjang jalur pemudik. Disitu ada layanan kesehatan, kemudian juga layanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi, juga layanan jika ada kendaraan mengalami kerusakan. Itu disepanjang jalan baik di jalur lintas timur Sumatra mulai dari pintu tol Keramasan sampai ke perbatasan Jambi (Bayung Lencir, Mestong), kemudian dari Keramasan sampai ke Mura dan Lahat,” urainya.

Sementara itu Kepala BPTD Kelas II Sumsel Denny Michels Adlan mengatakan terkait hambatan digerbang Tol, pihak Waskita Karya sudah menyiapkan penambahan jumlah gerbang Tol, satellite ataupun mobile reader.

“Akan ada penambahan, dan kita memberikan sosialisasi, mengingatkan masyarakat agar E-money nya itu saldo-nya cukup sehingga tidak ada proses lagi nanti untuk topping. Kalaupun itu masih terjadi, pihak Waskita Karya sudah bekerjasama dengan beberapa bank. Disetiap gerbang Tol dan direst area bisa melakukan isi pulsa,” ujarnya.

Pewarta:Rudihatono.m

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:26

Polda Sumsel Launching Sumsel Bhayangkara Run 2026, Kapolda Undang 5.000 Pelari Rayakan Hari Bhayangkara ke-80 di Jakabaring

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:43

Wujud Syukur Idul Adha 1477 H, Polda Sumsel Salurkan Ratusan Hewan Qurban hingga ke Pelosok

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:03

Wujudkan Lingkungan Layak dan Nyaman, Korem 044/Gapo Rehab Panti Asuhan Nur Asiyah

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:17

Perkuat Stabilitas Ruang Publik, Polda Sumsel Gelar Patroli Dialogis di Kawasan CFD Ampera

Senin, 25 Mei 2026 - 11:39

Respons Cepat Laporan Warga, Polda Sumsel Bekuk Pelaku Pencurian Motor di Palembang

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33

Amankan Wilayah, Ditreskrimum Polda Sumsel dan Jajaran Sikat Habis Begal

Senin, 25 Mei 2026 - 06:26

Menyamar Jadi Pembeli, Ditresnarkoba Polda Sumsel Ringkus Pengedar Narkoba di Musi Banyuasin

Senin, 25 Mei 2026 - 06:12

Tingkatkan Jiwa Nasionalisme, Korem 044/Gapo Gelar Upacara Bendera

Berita Terbaru