FGD Reskrimnarkoba Polda Sumsel Perkuat Sinergi Wujudkan Masyarakat Bebas Narkoba

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan memperkuat upaya perlindungan generasi muda dari bahaya narkotika melalui Focus Group Discussion (FGD) Fungsi Reserse Narkoba yang digelar di Palembang, Kamis (1/10/2026). Forum ini mendorong penguatan strategi pencegahan berbasis ketahanan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dibuka Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dengan mengusung tema “Strategi Penguatan Herd Immunity Policing guna Menanggulangi Kejahatan Narkotika dalam Rangka Ketahanan Ekonomi Nasional yang Produktif dan Inklusif”.

FGD tersebut bertujuan menyusun langkah pencegahan narkotika yang lebih komprehensif dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam membangun ketahanan kolektif terhadap ancaman narkoba.

Dalam sambutan Kapolda Sumsel yang dibacakannya, Wakapolda menekankan pentingnya mengedepankan upaya pencegahan dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Kita tidak bangga dapat menangkap pelaku kejahatan, namun kita lebih bangga jika kejahatan itu bisa kita cegah dan menghasilkan rasa aman,” ujar Wakapolda saat membacakan sambutan Kapolda Sumsel.

Melalui konsep herd immunity policing, Polda Sumsel mendorong terbentuknya ketahanan kolektif di tengah masyarakat, sehingga setiap elemen warga dapat berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Masyarakat bukan hanya menjadi objek perlindungan, tetapi menjadi bagian aktif dari sistem pencegahan,” kata Wakapolda menyampaikan pesan Kapolda Sumsel.

Forum tersebut menghadirkan pemaparan dan dialog bersama unsur BNNP Sumsel, DPRD Sumsel, pemasyarakatan, kejaksaan, Bappeda, serta Universitas Sumatera Selatan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk memperkuat strategi penanggulangan narkotika sesuai tugas dan peran masing-masing lembaga.

Sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi ancaman narkotika, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, penegak hukum, institusi pendidikan hingga masyarakat. Pendekatan kolaboratif diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif sekaligus membangun lingkungan yang lebih tangguh terhadap penyalahgunaan narkotika.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., yang membacakan sambutan Kapolda, menegaskan bahwa sumber daya manusia yang sehat dan bebas narkoba merupakan salah satu modal penting dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional yang produktif dan inklusif.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas dalam memperkuat pencegahan serta penanggulangan narkotika.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba.

“Polda Sumsel mendorong agar perlindungan terhadap generasi muda menjadi gerakan bersama. Melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, kita ingin memperkuat pencegahan narkoba sekaligus mewujudkan semangat Polri untuk Masyarakat,” ujarnya.

Melalui FGD tersebut, Polda Sumsel mendorong semakin kuatnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika. Kolaborasi yang dibangun diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap generasi muda serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Polda Sumsel mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi generasi muda, dan membangun Sumatera Selatan yang aman, sehat, serta produktif.

(Red)

Berita Terkait

Aksi Solidaritas Pers di Palembang, Kapolda Sumsel Janji Usut Tuntas Kekerasan terhadap Jurnalis
Densus 88 Sambangi Balai Diklat Kemenag Palembang, Ingatkan Bahaya Radikalisasi dari Dunia Nyata ke Ruang Maya
Polda Sumsel Perkuat Penegakan Hukum Karhutla Korporasi melalui Investigasi Berbasis Ilmiah
Kapolda Sumsel Tegaskan Penanganan Karhutla Korporasi Berbasis Pembuktian Ilmiah
Wakapendam II/Sriwijaya Hadiri Wisuda VII Politeknik Pariwisata Palembang
Polda Sumsel Kerahkan 572 Personel Gabungan Amankan Aksi Koalisi Pers dan Cipayung Plus di Palembang
Kapolda Sumsel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan OMC, Perkuat Langkah Penanganan Karhutla
Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43

Aksi Solidaritas Pers di Palembang, Kapolda Sumsel Janji Usut Tuntas Kekerasan terhadap Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:49

Densus 88 Sambangi Balai Diklat Kemenag Palembang, Ingatkan Bahaya Radikalisasi dari Dunia Nyata ke Ruang Maya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44

Polda Sumsel Perkuat Penegakan Hukum Karhutla Korporasi melalui Investigasi Berbasis Ilmiah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:37

Kapolda Sumsel Tegaskan Penanganan Karhutla Korporasi Berbasis Pembuktian Ilmiah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53

Wakapendam II/Sriwijaya Hadiri Wisuda VII Politeknik Pariwisata Palembang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:51

Kapolda Sumsel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan OMC, Perkuat Langkah Penanganan Karhutla

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:46

Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:43

Asap Tebal Selimuti Palembang, Kawasan Pasar Induk Jakabaring Jadi Sorotan

Berita Terbaru