Savate dan Canne de Combat, Alternatif Bela Diri Modern Mulai Hadir di Palembang

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Kompaslink.com —
Olahraga bela diri asal Prancis, Savate, mulai diperkenalkan kepada masyarakat Kota Palembang. Kegiatan pengenalan ini sekaligus menghadirkan Canne de Combat, salah satu cabang Savate yang menggunakan tongkat sebagai alat utama dalam pertarungan. Acara tersebut digelar di D’Fortuna Studio Lantai 3, Jalan Brigjen Hasan Kasim No. 71A Palembang, Sabtu (20/12/2025).

Pengenalan Savate dan Canne de Combat ini menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan masyarakat terhadap olahraga bela diri modern yang memiliki nilai sejarah dan filosofi kuat dari Eropa.

Coach Savate dan Canne de Combat, Abdul Hamid Budiono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut masih difokuskan pada tahap pengenalan dasar sebelum dikembangkan secara lebih luas di Palembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk tahap ini kita masih pengenalan dulu. Savate ini induknya, sementara Canne de Combat merupakan salah satu cabangnya. Ke depan, baru akan kita mulai mengenalkan di beberapa klub yang ada di Kota Palembang,” ujar Abdul Hamid Budiono.

Ia menjelaskan, Savate merupakan olahraga bela diri klasik asal Prancis yang berkembang sejak abad ke-19 dan kini telah menjadi cabang olahraga modern dengan sistem, aturan, serta perlengkapan keselamatan yang jelas.

Dalam perkembangannya, Savate memiliki beberapa cabang, salah satunya Canne de Combat yang menggunakan tongkat sebagai media latihan dan pertandingan.

“Canne de Combat ini turunannya dari fencing atau anggar, tetapi menggunakan tongkat. Gerakannya mirip, hanya tipe permainannya yang berbeda,” katanya.

Menurut Abdul Hamid Budiono, saat ini sudah terdapat beberapa komunitas di Palembang yang mulai tertarik mempelajari Savate dan Canne de Combat. Ke depan, pengembangan tidak hanya difokuskan pada komunitas, tetapi juga pembentukan klub-klub resmi.

“Untuk Palembang sendiri sudah ada beberapa grup yang terdata. Tidak menutup kemungkinan nanti akan dibuka di beberapa tempat latihan lain untuk pengembangannya,” ungkapnya.

Selain pembentukan klub, pihaknya juga berencana menyelenggarakan berbagai kegiatan dan event, baik dalam lingkup internal klub maupun skala kota, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Savate secara lebih luas.

Abdul Hamid Budiono mengakui, tantangan utama dalam pengembangan Savate dan Canne de Combat saat ini adalah ketersediaan tempat latihan khusus serta peralatan standar, seperti body protector dan perlengkapan keselamatan lainnya.

“Kendalanya ada di tempat latihan yang memang perlu agak khusus, dan juga peralatan. Untuk tahap awal, kemungkinan kita akan memodifikasi peralatan yang ada dulu,” jelasnya.

Meski demikian, ia optimistis Savate dan Canne de Combat memiliki peluang besar untuk berkembang di Palembang dan Sumatera Selatan, termasuk untuk diperkenalkan ke dunia pendidikan.

“Ke depannya, kita berharap Savate bisa berkembang di klub-klub Kota Palembang dan Sumatera Selatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan dikenalkan ke sekolah-sekolah, terutama tingkat SMP dan SMA,” tuturnya.

Dengan fasilitas yang relatif sederhana dan nilai edukatif yang tinggi, Savate dan Canne de Combat dinilai memiliki potensi menjadi alternatif olahraga bela diri modern yang menarik bagi generasi muda.

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:46

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:43

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:36

Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Testimoni Masyarakat: Sentuh Tanahku dan PELATARAN Permudah Akses Layanan Pertanahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:03

Petir Angkat Bicara Panitia Pemilihan BPD Desa Pengenjek Gagal Memahami Regulasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:03

KELUARGA BESAR DPW PERSADIN NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDULADHA 1447 H, SEMOGA ALLAH SWT LIMPAHKAN KEBERKAHAN DAN KEDAMAIAN

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:29

KELUARGA BESAR MEDIA KOMPASLINK.COM UCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1447 HIJRIAH, MINTA MAAF LAHIR DAN BATIN

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:25

ADV. ABDURRAHMAN.SH SAMBUT HARI RAYA IDUL ADHA: MOMEN PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL DAN PERSAUDARAAN

Berita Terbaru