Aksi di Halaman Kejati Sumsel, Koalisi Mata Publik Desak Pengusutan Dana Desa Tanjung Lago

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 11:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Kompaslink.com
Dugaan penyalahgunaan Dana Desa kembali mencuat di Sumatera Selatan. Koalisi Mata Publik Sumatera Selatan mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel segera turun tangan mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa dan penyalahgunaan kewenangan jabatan di Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Desakan tersebut disampaikan melalui aksi unjuk rasa yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), kawasan Jakabaring, Palembang, Senin (15/12/2025).

Dalam aksinya, Koalisi Mata Publik menuntut Kejati Sumsel membentuk tim khusus untuk memanggil dan memeriksa Kepala Desa Tanjung Lago beserta seluruh perangkat desa. Selain itu, mereka meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa selama lima tahun terakhir, terhitung sejak 2021 hingga 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Koalisi Mata Publik Sumatera Selatan, Ramogers, S.H., menegaskan bahwa total Dana Desa yang diterima Desa Tanjung Lago dalam kurun waktu lima tahun tersebut mencapai Rp8,03 miliar. Menurutnya, angka itu sangat besar dan seharusnya memberikan dampak nyata terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat desa.

“Kami tidak menuduh siapa pun. Namun, dengan anggaran sebesar itu, publik berhak mempertanyakan ke mana arah dan manfaat Dana Desa tersebut. Kami meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Ramogers di sela aksi.

Koalisi Mata Publik merinci Dana Desa Tanjung Lago yang menjadi sorotan, yakni:

2021 sebesar Rp1.697.354.000

2022 sebesar Rp1.550.434.000

2023 sebesar Rp1.706.839.000

2024 sebesar Rp1.730.989.000

2025 sebesar Rp1.353.620.000, dengan realisasi disebut baru Rp895.510.000

Menurut Ramogers, berdasarkan laporan dan pengaduan masyarakat, pengelolaan Dana Desa Tanjung Lago diduga tidak transparan. Salah satu indikasi yang disoroti adalah penggunaan anggaran mendesak yang disebut mencapai ratusan juta rupiah setiap tahun, namun tidak diikuti dengan peningkatan signifikan pada pembangunan desa maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dengan Dana Desa sebesar itu, seharusnya ada kemajuan nyata, baik dari sisi infrastruktur, penguatan BUMDes, maupun kesejahteraan warga. Faktanya, menurut laporan masyarakat, pembangunan dan pemberdayaan dinilai stagnan,” kata Ramogers.

Selain Dana Desa, Koalisi Mata Publik juga mengungkap dugaan penyalahgunaan kewenangan terkait pengelolaan lahan plasma yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Tanjung Lago. Mereka menyebut adanya dugaan penguasaan lahan plasma seluas sekitar 93 hektare yang tidak dikelola sesuai peruntukannya.

Dugaan tersebut dikaitkan dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Kepala Desa, serta pengelolaan lahan plasma di PT SIP (Swadaya Indo Parma).

“Jika benar lahan plasma yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru dikuasai oleh oknum tertentu, maka ini bukan sekadar persoalan administratif, tetapi sudah masuk ke ranah penyalahgunaan kewenangan yang serius,” tegas Ramogers.

Aksi unjuk rasa tersebut diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H. Ia menyampaikan apresiasi kepada Koalisi Mata Publik sebagai mitra strategis kejaksaan dalam pengawasan dan penegakan hukum.

“Kami mengapresiasi rekan-rekan dari Koalisi Mata Publik Sumatera Selatan. Media dan LSM merupakan mitra kami dalam pengawasan, pemberantasan, dan penegakan hukum. Aspirasi terkait dugaan penyimpangan Dana Desa di Kabupaten Banyuasin akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Vanny.

Koalisi Mata Publik menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum dan mendesak Kejati Sumsel bertindak independen, profesional, dan tanpa tebang pilih.

“Penegakan hukum harus berpihak pada kepentingan masyarakat desa. Jangan sampai Dana Desa yang seharusnya untuk rakyat justru menjadi ladang penyimpangan,” kata Ramogers.

Aksi tersebut dikoordinatori oleh Rizki Saputra selaku Koordinator Aksi Unjuk Rasa dan melibatkan sejumlah elemen organisasi masyarakat, lembaga, mahasiswa, serta insan pers yang tergabung dalam Koalisi Mata Publik Sumatera Selatan. (RLa)

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:46

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:43

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:36

Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Testimoni Masyarakat: Sentuh Tanahku dan PELATARAN Permudah Akses Layanan Pertanahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:03

Petir Angkat Bicara Panitia Pemilihan BPD Desa Pengenjek Gagal Memahami Regulasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:03

KELUARGA BESAR DPW PERSADIN NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDULADHA 1447 H, SEMOGA ALLAH SWT LIMPAHKAN KEBERKAHAN DAN KEDAMAIAN

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:29

KELUARGA BESAR MEDIA KOMPASLINK.COM UCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1447 HIJRIAH, MINTA MAAF LAHIR DAN BATIN

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:25

ADV. ABDURRAHMAN.SH SAMBUT HARI RAYA IDUL ADHA: MOMEN PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL DAN PERSAUDARAAN

Berita Terbaru