Atlet Sumsel Siap Tembus Nasional, Kejurda Savate 2025 Jadi Ajang Pembuktian

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — KOMPASLINK.COM
Kejuaraan Daerah Provinsi Sumatera Selatan “1st Savate Sumatera Selatan Championship 2025” resmi ditutup dengan sukses pada Sabtu (7/12/2025) di GMMA (Gajah Mada Martial Arts) Palembang, Jalan Letda A. Rozak No. 199. Ajang perdana ini mencatat sejarah baru bagi perkembangan olahraga savate di Sumatera Selatan.

Ketua Umum Federasi Savate Sumatera Selatan, DR. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan pertama savate tingkat provinsi ini. Menurutnya, pelaksanaan Kejurda berlangsung lancar dan memberikan dampak besar bagi perkembangan savate di daerah.

“Alhamdulillah event Kejurda pertama savate Sumatera Selatan berjalan dengan baik dan lancar. Kita sekarang sudah memiliki 62 wasit provinsi kelas C dan B. Ini pencapaian besar karena ke depan kita sudah bisa menyelenggarakan pertandingan sendiri tanpa harus mengundang wasit dari luar,” ujar Amiruddin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, selama dua hari pelaksanaan, para peserta menerima banyak pengetahuan baru mengenai teknik, regulasi, dan filosofi savate. Melihat kemampuan para atlet, dirinya optimistis bahwa atlet-atlet Sumsel sudah layak bersaing di tingkat nasional.

Federasi Savate Sumsel telah menyiapkan langkah lanjutan pasca Kejurda. Salah satunya adalah membawa atlet terbaik ke Kejuaraan Savate di Uluwatu, Bali pada 26 Desember 2025.

“Atlet-atlet juara dari Kejurda ini akan kita ikut sertakan ke Bali. Targetnya mereka bisa melihat atmosfer pertandingan dan kalau bisa membawa pulang juara,” jelasnya.

Lebih jauh, pihak federasi menyiapkan target jangka menengah untuk menuju Kejuaraan Asia di Nepal pada Mei mendatang. Namun, tahapannya masih menunggu proses pemusatan latihan (TC) nasional yang direncanakan di Bandung bersama atlet dari berbagai provinsi lainnya.

Amiruddin mengungkapkan bahwa sebagian besar atlet yang tampil di Kejurda ini sudah memiliki dasar beladiri seperti silat, karate, taekwondo, wushu, hingga MMA. Hal tersebut membuat mereka cepat beradaptasi dengan teknik savate, meski tetap perlu pendalaman aturan.

“Mereka sebenarnya sudah bagus, tinggal dipoles terutama soal aturan main savate. Secara umum mereka sudah layak untuk bertanding di ajang besar,” tegasnya.

Pada Kejurda 2025, pertandingan mempertandingkan beberapa kategori, yakni:

Assault – kontak ringan, fokus pada teknik dan poin.

Pre-Combat – kontak setengah keras dengan penggunaan head guard.

Combat – kontak penuh yang memungkinkan KO, tanpa head guard.

Cane Combat – kategori menggunakan tongkat, mirip seni anggar.

Untuk mendukung regenerasi atlet, Federasi Savate Sumsel menargetkan pembentukan lebih banyak klub di Palembang dan kabupaten/kota lain. Saat ini, setidaknya sudah ada lima klub aktif:

GMMA Warrior

Harimau Dempo

Harukaza

PSC

Satu klub baru yang bergabung pada agenda Kejurda kali ini

Federasi akan mendorong setiap klub segera membuka kelas savate, termasuk memperluas sarana latihan.

“Target ke depan yang paling penting adalah pembinaan di klub. Mereka mandiri menyediakan fasilitas, dan ketika sudah layak, kita siapkan mengikuti kejuaraan bersama KONI,” ujar Amiruddin.

Dengan tersertifikasinya puluhan wasit, hadirnya klub-klub baru, dan meningkatnya kualitas atlet, savate Sumsel kini selangkah lebih maju dalam mempersiapkan diri menuju pentas nasional maupun internasional.

Federasi berharap Kejurda Savate 2025 menjadi pondasi kuat berkembangnya olahraga beladiri asal Prancis ini di Bumi Sriwijaya.

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:04

Kawal Dan Sukseskan Rowah 1000 Ketupat Ke-11, PW JATMA Aswaja NTB Gelar Syukuran Di Lombok Tengah

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:58

Validasi Lapang Segmen Batas Daerah Banyumas–Purbalingga Dilaksanakan di Desa Cendana

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:57

Musyawarah Desa Penetapan Bentuk Kerugian Pembangunan Daerah Irigasi Slinga Digelar di Desa Lamuk

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:55

Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:54

Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas, Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Ikuti Entry Meeting Audit Kinerja 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:30

Perkuat Integritas dan Semangat Kerja, Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Teguhkan Komitmen Pelayanan Terbaik

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:28

Peringati Harkitnas ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:24

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Berita Terbaru