Diduga Dipicu Racun Nyamuk Bakar, Kebakaran Pondok di Muba Tewaskan Ayah dan Anak

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUBA,- Kompaslink.com –

Peristiwa kebakaran tragis terjadi di sebuah pondok terpencil di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dalam kejadian tersebut, dua orang petani dilaporkan meninggal dunia setelah pondok yang mereka tempati dilalap si jago merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian menduga kuat kebakaran dipicu oleh racun nyamuk bakar yang biasa digunakan korban saat malam hari.

Kasi Humas Polres Muba, AKP S. Hutahaean, mengatakan dugaan tersebut diperoleh berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan jajaran Polsek Babat Toman serta keterangan dari pihak keluarga korban.

“Setelah Polsek Babat Toman melakukan olah TKP dan berdasarkan keterangan Kapolsek Babat Toman IPTU Faisal Muhammad S.Trk, kebakaran diduga disebabkan oleh racun nyamuk bakar,” ujar AKP S. Hutahaean, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, hasil penyelidikan awal menunjukkan para korban memiliki kebiasaan menyalakan racun nyamuk bakar sebelum tidur di pondok tersebut.

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama JN (70) dan anaknya MN (30), warga Desa Ulak Taberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pondok yang terbakar merupakan rumah panggung berukuran sekitar 3×6 meter dengan material kayu dan beratap genteng. Lokasinya cukup terpencil, sekitar tiga kilometer dari permukiman warga dan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki maupun kendaraan roda dua.

Selain menewaskan dua korban, kebakaran juga menghanguskan seluruh isi pondok, termasuk perabotan rumah tangga, surat-surat berharga, dua unit sepeda motor, dua buah angkong, tabung gas elpiji 3 kilogram, serta kompor gas.

“Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta,” tambahnya.

Setelah proses evakuasi, kedua jenazah korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Babat Toman.

Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Reporter:Citra

Berita Terkait

Wujud Kepedulian, Polsek Sekayu Bantu Warga Terdampak Longsor Jalan Laskar Jimbun
Satpolairud Polres Muba Hadir di Tengah Musibah Longsor, Salurkan Bantuan untuk Warga
LSM TRINUSA Geruduk Dinsos Muba, Dugaan Proyek mark up, Kejanggalan Uraian Pekerjaan dan klarifikasi tanpa tanda tangan pejabat Resmi
Polres Muba dan Forkopimda Sukses Gelar Apel Ikrar Implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025
Muba Jadi Titik Awal Penataan Besar Sumur Minyak Rakyat
Polda Sumsel Perkuat Tata Kelola Energi Nasional, Gubernur H. Herman Deru Launching Sumur Minyak di Muba
Kasdam II/Sriwijaya Dampingi Gubernur Sumsel Apel Ikrar Bersama di Musi Banyuasin : Tegakkan Aturan Energi
Polres Musi Banyuasin Bekuk Pengedar Sabu di Sekayu dan Lawang Wetan dalam Dua Operasi Beruntun

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:31

Festival Danau Toba Mundur, TOTK by UTMB 2026 Bawa 34 Negara ke Samosir

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02

Dua Hari di Samosir, Ketua Pembina Posyandu Sumut Kahiyang Ayu Pastikan Pelayanan Posyandu Berjalan Optimal

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:33

Dugaan Mark-Up Menggelayuti Pengadaan Di Dinas Pendidikan Lombok Tengah

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:02

Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Bersama APIP dan APH

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:58

Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi Usulankan Penanganan Blankspot

Senin, 18 Mei 2026 - 16:23

Maraknya Pencurian Buah Kelapa Sawit di SP4 Embacang Permai, Warga Soroti Kinerja KUD Jadi Mandiri dan PAM

Senin, 18 Mei 2026 - 00:45

Gandus Darurat Kabel Liar! Warga Bongkar Dugaan Jaringan Wi-Fi Ilegal Numpang Tiang PLN

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:11

Petugas Pln Unit Habinsaran dan Kantor Cabang Toba Tidak koperatif dalam Bekerja

Berita Terbaru