Rakorsus Antisipasi Karhutla, Tahun 2023 Prov. Sumsel Alami Penurunan Hingga 40 Persen

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 06:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang –Kompaslink.com
Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M beserta Staf, secara video conference mengikuti rapat koordinasi dalam rangka antisipasi dan penanggulangan Karhutla tahun 2024, bertempat di Aula Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km. 4 Kota Palembang, Kamis (14/3/2024).

Selaku pimpinan kegiatan, Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, meskipun di tahun 2023 El nino lebih kuat dibandingkan tahun 2019, akan tetapi Karhutla mengalami penurunan hingga 490.500 Ha.

Menkopulhukam juga mengatakan, “Pada tahun 2024 ini, kepada seluruh lapisan, untuk meningkatkan kerja sama dan saling bahu membahu dalam upaya mengantisipasi menanggulangi Karhutla,”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prioritaskan pelibatan unsur-unsur satuan bawah dan aparat daerah, stakeholders, serta masyarakat pada tingkat desa. Informasikan dan edukasi masyarakat, melalui kampanye pencegahan, larangan membakar melalui media, penyuluhan, pameran, edukasi anak sekolah. Tingkatkan patroli rutin penanggulangan Karhutla,” katanya.

Disampaikan pula, agar meningkatkan kewaspadaan akan potensi Karhutla ketika masuk fase peralihan ke musim kering/kemarau monsunal, pada bulan juni dan juli 2024 dan puncaknya pada agustus dan September 2024.

Pj. Gubernur Sumsel Agus Fatoni, merilis sumber dari Dinas Kehutanan Prov. Sumsel, mengatakan, “Hotspot di Sumsel dari 2015 sampai dengan 2023 mengalami penurunan,”.

“Upaya yang telah dilakukan dalam menanggulani kebakaran hutan dan lahan di prov. Sumsel pada tahun 2023 yaitu dengan melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi kesiapsiagaan penanggulangan karhutla pada pemegang izin (Perkebunan, PBPH, PPKH) oleh Tim terpadu DLPH, Dishut, Disbun dan BPBD,” lanjut Pj. Gubernur.

“Pengendalian Karhutla pada tahun 2024 di Prov. Sumsel berorientasi pada menyadarkan masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan serta melibatkan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan, menciptakan teknologi yang mudah dan murah untuk pembukaan lahan tanpa membakar, dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan terutama masyarakat yang memiliki ketergantungan terhadap hutan.” tutupnya.

Kepenrem 044/Gapo pada kesempatan itu mengungkapkan, kegiatan Rakorsus ini, membahas tentang pembagian tugas, fungsi dan tanggungjawab masing-masing satuan di daerah, masyarakat dan stakeholder dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan tahun 2024.

“Korem 044/Gapo sangat mendukung pemerintah daerah dalam rangka perbantuan terhadap antisipasi dan penanggulangan Karhutla yang terjadi di Prov. Sumsel,” kata Mayor Inf Jauhari.

“Kodim jajaran, Koramil di daerah-daerah, bahkan sampai dengan Babinsa pun selalu sigap, temu cepat dan lapor cepat apabila di daerahnya terdapat titik kebakaran, sehingga dapat diantisipasi dengan cepat,” imbuhnya.

“Dengan diadakannya Rakorsus hari ini, kita harapkan Karhutla yang terjadi di Prov. Sumsel hilang dari label momok menakutkan kejadian empat tahunan bahkan tahunan,” lanjutnya.

“Korem 044/Gapo juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh elemen, lapisan masyarakat untuk sadar akan bahaya kebakaran, mencegah lebih baik dari pada telah terjadi kebakaran,” tutup Kapenrem.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2025, Pekat IB Sumsel Soroti Kinerja Pemprov: Ada Prestasi, Tapi Evaluasi Tetap Diperlukan
Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Januari 2026
Rakerwil Perindo Sumsel Dihadiri Gubernur Herman Deru, Fokus Penguatan Kader dan Digitalisasi Partai
Piala Ketua Umum Shindoka Sumsel Diperebutkan 817 Atlet di Palembang
Kapolda Sumsel Lepas 100 Personel Satbrimob untuk Misi Kemanusiaan di Gayo Lues
BNNP Sumsel Lampaui Target, Ungkap 37 Kasus Narkoba Sepanjang 2025
UNSRI Kukuhkan Tiga Guru Besar dari Bidang Kedokteran, Pertanian, dan Teknik
Ratusan Massa Desak Penutupan DA Club 41, Pemprov Sumsel Pastikan Penyegelan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru