Miris, Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Percobaan Penculikan dan Pelecehan Seksual di Palembang

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang,-kompaslink.com|

Seorang perempuan bernama Lisnawati (41 tahun, mengurus rumah tangga) telah melaporkan terkait dugaan tindak pidana cabul yang diduga terjadi pada korban berusia 10 tahun, seorang pelajar SD bernama Nairah Khairu Nisa binti Rusdi. Kejadian diduga terjadi pada hari Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Lunjuk Jaya, Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Kota Palembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan laporan yang diterima, korban yang belum pulang sekolah dicari oleh pelapor (ibu kandung korban). Saat mencari, korban diduga diajak oleh pelaku dengan menyebutkan akan menjemput anaknya. Korban kemudian diajak berkeliling, melewati kuburan, dan dibawa ke tempat semak-semak, di mana diduga terjadi tindakan mencium bibir korban serta upaya menjilat kemaluan korban yang batal karena ada orang yang lewat. Pelaku juga diduga mencekik korban saat korban memberontak, sebelum akhirnya mengantarkan korban pulang ke kawasan Talang Kepuh Tanjung Barangan.

 

Kasus ini diduga memenuhi unsur tindak pidana cabul sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 414 Ayat 1 huruf A dan/atau Pasal 415 huruf B. Pelapor meminta agar kasus ini ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku guna mendapatkan keadilan bagi korban.

 

Peristiwa memilukan menimpa seorang anak di bawah umur yang diduga menjadi korban percobaan penculikan sekaligus pelecehan seksual di Kota Palembang.Selasa 27-01-2026

 

Kuasa hukum korban, Seri Evi Wulandari, SH, M.Si, didampingi Pidaraini, SH, bersama Aktivis Perempuan dan Anak Sumatera Selatan, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini mendampingi korban dalam proses hukum.

 

“Hari ini kami dari kantor hukum Seribu Wulandari bersama aktivis perempuan dan anak mendampingi korban yang diduga mengalami penculikan serta percobaan pelecehan seksual. Kejadian terjadi kemarin saat korban dijemput dari sekolah sekitar pukul 13.00 WIB,” jelas Seri Evi.

 

Menurut keterangan, korban dibawa berkeliling oleh pelaku tanpa mengetahui arah maupun lokasi yang dilalui. Korban baru dipulangkan sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi menangis dan ketakutan, lalu diarahkan turun di dekat rumahnya.

 

“Biasanya korban pulang sekolah pukul 13.00 WIB, namun hari itu baru sampai rumah pukul 15.00 WIB dalam keadaan menangis dan hampir pingsan,” tambahnya.

Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa laporan resmi telah dibuat ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sumatera Selatan. Korban juga telah menjalani visum serta dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

“Saat ini korban masih dalam kondisi trauma berat, masih bedrest, dan belum bisa diajak berbicara secara normal karena mengalami ketakutan dan kebingungan,” ungkap Seri Evi.

 

Sementara itu, Wismawati, ibu korban, berharap agar pelaku segera ditangkap oleh aparat penegak hukum.

 

“Saya sebagai ibu sangat berharap pelaku cepat ditangkap. Saya tidak ikhlas dan tidak ridho anak saya diperlakukan seperti ini. Anak saya masih kecil dan belum mengerti apa-apa. Saya akan menuntut keadilan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui karena korban belum mampu memberikan keterangan secara detail akibat trauma yang dialaminya.

Pihak keluarga berharap korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa bersama keluarga dan teman-temannya.DN,pungkasnya.

(Rudi Hartono.m)

Berita Terkait

Kasdam II/Swj Terima Paparan Danrem & Dandim 0418/Palembang Terkait Pembangunan KDKMP
Danrem 044/Gapo Hadiri Tradisi dan Serah Terima Jabatan Danyonarmed 15/Cailendra
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PT Pusri, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden
Wakapolda Sumsel Pimpin Evaluasi Sumur Masyarakat, Perkuat Ketahanan Energi dan Keselamatan Warga
DPPPA Sumsel Gelar Advokasi PUG, Perkuat Komitmen Pembangunan yang Setara dan Berkelanjutan
Kolaborasi Media dan Pemerintah, Kompaslink.com Perkuat Publikasi Program Perpustakaan Sumsel
Palsukan Paspor WNA untuk Aktivasi IMEI, Ditreskrimsus Polda Sumsel Ungkap Jaringan Siber Lintas Provinsi
Kolaborasi Strategis, DPPA Sumsel Libatkan Kompaslink.com dalam Publikasi Program Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:01

Kurang dari 12 Jam, Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan yang Menewaskan Remaja di Mesuji

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:18

Polres OKI dan Sat Brimob Polda Sumsel Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Vital di Pampangan Demi Konektivitas Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:41

Sinergi Antisipasi Karhutla, Polres Ogan Komering Ilir Salurkan Bantuan Sosial di Aliran Sungai Lempuing

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26

TMMD Ke-128 Tuntas, Manunggal Membangun Negeri dari Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:39

Tim Wasev Tinjau Langsung Program TMMD Ke-128 di Ogan Komering Ilir

Senin, 11 Mei 2026 - 07:38

Polres OKI Ungkap Dua Kasus Sabu di Bukit Batu Air Sugihan dalam Satu Hari

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32

Polres OKI Sita Sabu 33 Paket dan Ekstasi dari Pengedar di Desa Pedu Jejawi

Jumat, 10 April 2026 - 02:30

Polres OKI Ungkap Dua Kasus Narkoba Beruntun, Sita Sabu, Ekstasi, dan Senpi Rakitan di Mesuji Raya

Berita Terbaru