Muratara, Sumatera Selatan,-kompaslink.com|
Ketegangan menyelimuti Jalan Lintas Sumatera, perbatasan Desa Karang Anyar dan Desa Remban, Kabupaten Muratara, pada hari Sabtu (20 Desember 2025) pukul sekitar 13.30 WIB, ketika bus Medan Jaya yang sedang melayani rute mudik tiba-tiba terjang kebakaran. Tanpa menunda waktu, tim operasi Polres Muratara langsung merespons, dan Kompol Zulfikar, S.H sebagai Kabag Operasi Polres Muratara segera tiba di lokasi untuk bertemu langsung dengan penumpang yang baru saja dievakuasi.

Kisah kebakaran yang muncul secara tiba-tiba membuat penumpang kaget. Seorang penumpang, yang minta tidak disebutkan namanya, menceritakan bahwa awalnya hanya terdengar bunyi mendesis dari bagian mesin bus, sebelum api mulai muncul dan menyebar cepat ke bagian dalam. “Kami langsung panik, tapi sopir dan beberapa penumpang yang tenang segera memimpin evakuasi melalui pintu keluar darurat. Baru beberapa menit kemudian, api sudah menutupi sebagian badan bus,” ujarnya dengan nada lega karena semuanya selamat.
Tanpa menunggu perintah lebih lanjut, tim polisi yang sedang melakukan patroli dalam rangka Operasi Lilin Musi 2025 tiba di lokasi hanya dalam waktu 10 menit. “Kami prioritaskan evakuasi dan bantu penumpang – itu yang paling penting. Kami tidak mau ada korban jiwa apapun, terutama di musim mudik yang semuanya ingin pulang ke rumah dengan selamat,” tegas Kompol Zulfikar saat memberikan keterangan kepada wartawan yang tiba di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama proses evakuasi, polisi bekerja sama dengan warga sekitar yang turut membantu membawa barang-barang penumpang dan memberikan minuman serta tempat duduk sementara. Semua penumpang, yang berjumlah sekitar 35 orang mulai dari anak-anak hingga lansia, kemudian dievakuasi ke Pos Pengawasan Polisi terdekat di Desa Karang Anyar untuk diberikan perawatan awal dan informasi selanjutnya. Tidak ada laporan cedera parah dari penumpang, hanya beberapa yang mengalami kecemasan ringan.
Kejadian ini terjadi tepat saat Operasi Lilin Musi 2025 tengah berjalan penuh gigi. Operasi yang diluncurkan Polri ini bertujuan untuk memperketat pengamanan jalur mudik, antisipasi gangguan keamanan, dan menangani insiden darurat seperti kecelakaan lalu lintas atau kebakaran. “Operasi ini bukan hanya tentang pengawasan, tapi juga tentang kehadiran yang nyata. ‘Polri Hadir Menjaga Ibadah, Sukacita dan Kemanusiaan’ – itu bukan hanya kata-kata, tapi komitmen yang kami jalankan setiap hari, terutama di musim yang ramai seperti ini,” tambah Kompol Zulfikar yang juga menjelaskan bahwa patroli akan diperkuat di titik-titik rawan sepanjang jalur Lintas Sumatera.
Setelah evakuasi selesai, tim Damkar dari Kabupaten Muratara segera tiba untuk memadamkan api yang masih menyala di bus. Setelah api padam, tim penyelidikan dari Polres Muratara mulai melakukan pemeriksaan di lokasi untuk menentukan penyebab kebakaran. “Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Kami sedang meneliti apakah kebakaran disebabkan oleh kerusakan mesin, kelalaian, atau faktor lain. Hasil penyelidikan akan diumumkan setelah kami memiliki bukti yang jelas,” ungkap petugas penyelidikan yang terlibat.
Untuk memastikan keamanan lalu lintas, polisi juga menutup sementara bagian jalan yang terkena dampak kebakaran dan mengarahkan kendaraan lain ke jalur alternatif. Warga sekitar yang melihat kejadian juga diimbau untuk tidak berkumpul di lokasi agar proses penanganan dan penyelidikan berjalan lancar. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tapi ini untuk keamanan semua orang. Jalan akan dibuka kembali setelah pemeriksaan selesai,” kata petugas pengendali lalu lintas di lokasi.
Sebagai tindakan pencegahan, Kompol Zulfikar juga mengingatkan semua pengemudi kendaraan umum, terutama yang melayani rute mudik, untuk melakukan pemeriksaan rutin pada kendaraannya sebelum berangkat. “Periksa mesin, rem, sistem kelistrikan, dan perlengkapan kebakaran. Jangan sampai karena kelalaian kecil, insiden yang tidak diinginkan terjadi. Semua orang ingin pulang ke rumah dengan selamat untuk berkumpul dengan keluarga,” tegasnya.
Sampai berita ini ditulis, penumpang bus Medan Jaya telah diberikan penjemputan oleh pihak perusahaan bus untuk melanjutkan perjalanan mereka. Beberapa di antaranya menyampaikan terima kasih kepada polisi dan warga sekitar yang cepat menolong. “Kami sangat bersyukur karena ada yang menolong dengan cepat. Tanpa mereka, mungkin kejadiannya akan lebih parah,” ujar salah satu penumpang yang sedang menunggu penjemputan.
Masyarakat secara umum juga diimbau untuk tetap waspada saat bepergian, terutama di jalan raya yang ramai, dan senantiasa mengikuti instruksi petugas yang ada di lapangan. “Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keamanan bersama, terutama di musim mudik yang penuh harapan ini,” tutup Kompol Zulfikar.
(Rudihartono.m)











