IPDA Ali Kanit Sat Binmas Polres Muaratara Penyuluhan Kampung Anti Narkoba  

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MURATARA,-kompaslink.com|

7 Januari 2026 – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjaga kesucian lingkungan desa dari ancaman yang merusak, Satuan Binmas Polres Musi Rawas Utara (Muratara) telah melaksanakan kegiatan penyuluhan kamtibmas yang sangat penting pada hari Rabu (6/1/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Desa Lubuk Kemang. Kegiatan yang fokus pada larangan penggunaan narkoba dan pencegahan paham radikalisme ini menjadi bagian dari gerakan pembangunan kampung anti narkoba yang digagas oleh pihak kepolisian, dengan IPDA Ali sebagai Kanit Sat Binmas yang menjadi salah satu figur kunci dalam pelaksanaan program ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara langsung oleh tim profesional dari Sat Binmas Polres Muratara yang dipimpin oleh Kepala Biro Operasional (KBO) Sat Binmas Polres Muratara IPDA Harendo Falgano, S.H., CPHR, bersama dengan Kanit Bin Polmas Sat Binmas Polres Muratara IPDA M. Aliudin, S.H., serta Kanit BinKamsa Sat Binmas Polres Muratara BRIPKA A.J Manurung. Kehadiran tim yang berkompeten ini menunjukkan komitmen serius pihak kepolisian dalam menangani masalah yang dapat mengganggu keharmonisan dan kemakmuran masyarakat Desa Lubuk Kemang.

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, IPDA Harendo Falgano menekankan betapa pentingnya membangun kesadaran bersama tentang bahaya narkoba dan radikalisme di tengah masyarakat. “Kita tidak boleh sampai Desa Lubuk Kemang yang kita cintai ini terkena musibah penggunaan atau perdagangan narkoba. Dampak buruknya tidak hanya menyentuh individu yang terjerumus, melainkan akan merusak semua aspek kehidupan masyarakat – mulai dari ekonomi keluarga, hubungan sosial antarwarga, hingga keamanan dan ketertiban yang telah kita bangun bersama,” ucapnya dengan nada tegas namun penuh kasih sayang.

 

IPDA Harendo juga menjelaskan bahwa berdasarkan data dan pengalaman yang ada, pengguna dan pengedar narkoba seringkali mengalami perubahan perilaku yang sangat negatif. “Banyak kasus di mana mereka yang terjangkit narkoba menjadi malas bekerja, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Lebih parahnya lagi, efek psikologis dari narkoba seringkali memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, yang jelas-jelas merusak keharmonisan keluarga dan berdampak buruk pada perkembangan anak-anak,” tambahnya.

 

Tak berhenti di situ, IPDA M. Aliudin, S.H., menambahkan pentingnya juga mewaspadai ancaman paham radikalisme yang dapat merusak kesatuan dan persatuan bangsa. “Selain narkoba yang menjadi ancaman nyata bagi kesejahteraan material dan kesehatan masyarakat, paham radikalisme juga menjadi bahaya tersembunyi yang harus kita cegah sejak dini. Paham ini dapat membuat kita terpengaruh oleh pemikiran yang menyimpang, memecah belah persaudaraan antarumat beragama dan suku, serta mengganggu stabilitas daerah yang kita bangun dengan susah payah,” jelasnya.

 

IPDA M. Aliudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga sikap kritis dan terbuka, serta senantiasa mencari informasi dari sumber yang terpercaya. “Kita harus saling mengingatkan dan mendukung satu sama lain agar tidak terjebak dalam paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Kesatuan dalam perbedaan adalah modal utama kita untuk menghadapi segala bentuk ancaman,” tandasnya.

 

Kepala Desa Lubuk Kemang, Suharto, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim Sat Binmas Polres Muratara atas kunjungan dan pemberian arahan yang sangat berharga. “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mendapatkan pengetahuan yang komprehensif tentang bahaya narkoba dan radikalisme. Informasi yang disampaikan hari ini benar-benar sangat penting bagi kami semua, terutama bagi para pemuda dan generasi muda yang menjadi harapan masa depan desa,” ucapnya dengan penuh antusiasme.

 

Menurut Suharto, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Lubuk Kemang karena dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang masalah yang seringkali masih kurang dikenal secara mendalam. “Dengan pengetahuan yang lebih baik, kami yakin masyarakat akan lebih mampu menjaga diri sendiri dan keluarga dari ancaman narkoba dan radikalisme. Bahkan, kita juga dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarkan pesan keselamatan dan kesatuan kepada orang lain di sekitar kita,” tambahnya.

 

Tak hanya itu, Kepala Desa Suharto juga mengajukan harapan yang sangat konstruktif kepada pihak kepolisian. “Kami berharap kegiatan penyuluhan dan arahan seperti ini tidak hanya berlangsung sekali saja, melainkan dapat terus dilaksanakan secara berkala – paling tidak satu bulan sekali. Dengan demikian, pesan penting tentang anti narkoba dan anti radikalisme akan terus mengakar dalam hati dan pikiran setiap warga desa, serta kita dapat terus mengikuti perkembangan terkait upaya pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang,” pungkasnya.

 

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Desa Lubuk Kemang, antara lain tokoh masyarakat, kepala RT/RW, anggota karang taruna, serta warga desa dari berbagai kelompok usia. Selama acara berlangsung, terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti penjelasan dan bahkan mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan cara mengidentifikasi tanda-tanda penggunaan narkoba, cara menangani kasus radikalisme yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membangun desa yang benar-benar bebas dari ancaman tersebut.

 

Tim Sat Binmas Polres Muratara juga memberikan berbagai materi edukatif berupa brosur dan pamflet yang berisi informasi lengkap tentang bahaya narkoba dan radikalisme, serta nomor kontak yang dapat dihubungi jika menemukan indikasi adanya aktivitas yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam membangun Desa Lubuk Kemang sebagai contoh kampung anti narkoba dan anti radikalisme di wilayah Muratara.

 

(Rudihartono.m)

Berita Terkait

Pelimpahan Tersangka dan Barang Bukti Pencurian Ternak ke Kejaksaan Lubuklinggau
Ipda Dania Nurauliawati Resmi Dilantik Sebagai Kasat Reserse PPA-PPO Polres Muratara
Apel Pagi Sat Reskrim Polres Muratara, IPTU Nasirin Dorong Kinerja Profesional
Tingkatkan Imtaq kepada Allah SWT Polres Muratara gelar Peringatan is’ra Mi’raj Nabi Muhammad Saw tahun 1447 H
Wakapolres Musi Rawas Utara Kompol Yulfikri, S.H Pimpin Apel Pagi Personel
Polres Muratara Bersama Polsek Jajaran Giat Pengamanan Majelis Dzikir, Maulidur Rasul SAW dan Haul Akbar Musi Rawas Utara
Polres Musi Rawas Utara Panen Raya Jagung Di Desa Terusan Kec. Karang jaya
Polres Muratara Dapatkan Empat Perwira Lulusan SIP Angkatan 54 Gelombang II Tahun 2025

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:49

‎PS TAA Juara I Road to Teluk Payo Cup 2026 Usai Tundukkan Mekarsari Lewat Adu Penalti

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:21

Polsek Sukarami Bagikan 50 Paket Sembako kepada Pekerja TPA Sukawinatan, Perkuat Ketahanan Sosial Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:13

MA Kabulkan PK Menteri ATR/BPN, Pembatalan SHGU PT SKB Dinyatakan Tetap Berlaku

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:24

Polda Sumsel Kawal Supervisi Rekrutmen Polri 2026, Wujudkan SDM Unggul dan Berintegritas

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:20

Respons Cepat Polsek SU II, Anak Terpisah dari Orang Tua Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:14

Ditresnarkoba Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 6.000 Butir Ekstasi dari Medan ke Palembang, Dua Tersangka Diamankan

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:34

Sinergitas dan Koordinasi dalam Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27

Kapolda Sumsel Pimpin Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Ribuan Warga Terima Layanan Gratis

Berita Terbaru