Pencarian Nelayan Diduga Tenggelam Selama Sepekan Akhirnya Dihentikan.

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Banyuasin – Kompaslink.Com-
‎Seorang laki-laki berusia 21 tahun yang Hilang di laut Bagan Kilung Desa Sungsang IV kecamatan Banyuasin II kabupaten Banyuasin, Jum’at (18/7/2025). Korban bernama Aditya Wijaya diduga hilang tenggelam di perairan laut Alang genteng Banyuasin.

‎Berdasarkan informasi Keluarga Korban beserta petugas gabungan masih terus melakukan pencarian dan menyusuri laut maupun pinggir pantai untuk mencari korban seorang buruh nelayan sungsang yang Diduga hilang Tenggelam di bagan Kilung Milik H.Hasan Rabu, (24/7/2025).

‎Pencarian hari pertama dilakukan tim gabungan hingga pukul 18.00 WIB namun saat itu hasilnya masih nihil. Pagi nya (19/7/2025) tim gabungan kembali melanjutkan pencarian korban.

(Video Tim SAR Gabungan waktu pencarian hari ke 5)

‎Hingga kini, pencarian korban masih dilakukan tim penyelamatan Basarnas Palembang,  Ditpolairud Polda Sumsel Pos Sungsang, Polairud Banyuasin Pos Sungsang dan warga setempat. Pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan menelusuri laut  Hingga berita ini diturunkan tim masih belum berhasil menemukan korban. Upaya pencarian akan dilanjutkan kembali tim penyelamatan Gabungan dan warga setempat esok hari, hingga hari ketujuh (7) belum juga membuahkan hasil.

‎Selama tujuh hari tim SAR gabungan akhirnya menghentikan pencarian korban yang diduga hilang tenggelam.

‎Kepala kantor SAR Palembang, Raymond Kostantin, SE, Menjelaskan bahwa dihari ketujuh ini tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, ditPolairud Polda Sumsel, Pos Sungsang, TNI AL, Polairud Banyuasin Pos Sungsang beserta keluarga korban dan masyarakat telah dimaksimalkan dengan memperluas area pencarian hingga radius 51 nautical mile serta penyebaran informasi kepada para nelayan dan kapal kapal yang melintas di perairan Muara Sungai Sungsang, namun hingga sore hari ini, yang merupakan hari terakhir pencarian korban belum juga ditemukan, setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama antara Tim SAR Gabungan dan pihak keluarga Korban disepakati bahwa Operasi SAR akhirnya dihentikan.

‎Sesuai dengan undang undang pencarian dan pertolongan (SAR) Nomor 29 Tahun 2014 pasal 34, Operasi SAR dilakukan paling lama tujuh hari selanjutnya dilakukan pemantauan mengingat tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, namun, saat dalam masa pemantauan apabila ada laporan indikasi ke keberadaan korban, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali ujar Raymond.

‎Kendala yang di hadapi Tim SAR Gabungan selama proses pencarian karena luasnya area pencarian tutupnya.

‎(Hamkah/Team)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

‎“HUT Banyuasin ke-24 di Banyuasin II, Camat Apresiasi Kehadiran Kades Tanah Pilih”
Ambulans Apung Polairud Polda Sumsel Selamatkan Nelayan Sakit Kritis dari Desa Upang Banyuasin
‎Nelayan Banyuasin Diduga Tewas Diterkam Buaya 
Bandar Sabu 14,16 Gram Digerebek Tengah Malam di Betung Banyuasin, Timbangan Digital dan Barang Bukti Disita di Atas Lemari
Respons Cepat Polres Banyuasin Tangani Penemuan Jenazah di Lingkungan Perbankan
Sinergi TNI dan Pemerintah, Tanam Padi Bersama Gubernur Sumsel di Desa Sungai Dua
‎Babinsa Koramil 430-02 Sungsang Laksanakan Patroli Sambang Pos Kamling Di Desa Sungsang I.
‎SMA Negeri 1 Banyuasin II Dukung Program Makan Bergizi Gratis.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:21

Wujud Polri Humanis, Masyarakat Apresiasi Bantuan Bedah Rumah Polda Sumsel

Minggu, 12 April 2026 - 06:11

Dua Pria Bersenpi dan Bersajam Diamankan dalam Satu Operasi Patroli Dini Hari di Kertapati Palembang

Minggu, 12 April 2026 - 06:03

Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas, Wabup Samosir: Pejabat Harus Cakap, Adaptif dan Siap Dievaluasi

Minggu, 12 April 2026 - 06:01

Hari Kedua Mangase Taon, Ritual Sakral Mangalahat Horbo Tampilkan Kekayaan Budaya Batak 

Sabtu, 11 April 2026 - 06:29

Even Perdana HSF Horja Bius Mangase Taon Digelar, Wabup Samosir: Budaya Tak Ternilai, Harus Dilestarikan

Sabtu, 11 April 2026 - 03:22

Jaga Ekosistem Danau Toba, Bupati Samosir bersama Yayasan Pusuk Buhit Tebar 1.000 Bibit Ikan dan Tanam 1.000 Pohon

Jumat, 10 April 2026 - 23:52

Dirlantas Polda Jateng “Jagongan Bareng Ojol, Ojol Tertib Berlalu Lintas”

Jumat, 10 April 2026 - 06:30

Bupati Samosir Sampaikan LKPJ 2025 Kepada DPRD

Berita Terbaru