
Darmawan : ” Kami Berharap Ada Tanggung Jawab Penuh,”
Banyuasin – Kompaslink.com-
Kesakitan yang dirasakan Yogi (26) yang menjadi Korban penembakan dileher dari jam 1 siang tanpa pertolongan medis tanpa minum sehingga dehidrasi sekitar Pukul 20.00 wib malam baru dapat tindakan medis dari klinik dr.Mandra hingga dievakuasi ke Rumah Sakit AR- Rasyid Palembang masuk ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) dinyatakan koma setelah Pukul 00.00 Atau Jam 12 malam langsung dilakukan tindakan operasi dan akhirat bisa bernapas dengan lega.
Setelah dua hari dua malam dirawat rumah sakit AR-RASYID Palembang akhirnya Yogi di perbolehkan pulang dengan diantar langsung oleh Danlanal Palembang menggunakan mobil ambulance Danlanal, Selasa Pagi (15/7/2025).
Ita Rosita salah satu keluarga Korba mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat Sungsang khususnya dan Kami ucapkan terima kasih juga untuk klinik dokter mandra dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin kecamatan Banyuasin II kepala Desa Sungsang I, Polsek Sungsang Ditpolairud Polda Sumsel Pos Sungsang, TNI AL Posmat Sungsang dan Polisi militer Angkatan Laut Palembang serta Himpunan Nelayan Indonesia perwakilan Sumsel dan Banyuasin, Ucapnya.

” Alhamdulillah sekarang kami sudah pulang ke Sungsang, sekalian lagi kami Terima kasih kepada Polisi Militer Angkatan Laut Palembang yang telah mengambil alih pembiayaan operasi, perawatan dan biaya evakuasi yogi serta memfasilitasi Ambulance kepulangan Yogi dari RS AR- Rasyid menuju Sungsang,”
Lanjutnya, bahwa oknum dan kapal yg menembak keponakan kami (yogi) sudah diamankan ke Jakarta terangnya.
”Semoga Oknum yg Lalai dalam penembakan ini mendapatkan hukuman yang setimpal.”
Sementara itu Darmawan ayah korban berharap kepada pihak yang terkait agar dapat memberikan tanggung jawab penuh terhadap anaknya hingga sembuh karena Yogi adalah salah satu tulang punggung keluarga imbuhnya.
(Hamkah)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT











