Palembang (Sumsel)
kompaslink.com
Basarudin sampai saat ini belum mendapatkan bantuan bedah Rumah (RTLH) Warga 5 (lima) Ulu Jalan Panca Usaha Lorong Cempaka RT. 50. RW.11 kecamatan Seberang Ulu (1)satu Palembang Sumatera Selatan selasa 17 Sep 2024.


“Saat tim Media wawancara dengan Bassarudin, Basarudin memaparkan keadaan di hadapan awak media, selama saya menghuni Rumah ini sudah 30 tahun lebih yang berdomisilih di 5 Ulu Panca Usaha bahkan orang yang pertama kali berada di pemukiman RT. 50 ini dan sudah beberapa kali ganti ketua RT. namun sampai saat ini belum mendapatkan petunjuk cara mendapatkan bantuan bedah Rumah, “ujarnya.
Kata Bassarudin, warga disini pak di perhatikan pemerintah makanya mereka dapat bedah Rumah, kalo saya sama halnya di anak tirikan jadi pertanyaan dalam benak saya pak, ada apa dengan saya, “ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalau bisa saya juga dapat pak perhatian dari pemeritahan setidak tidaknya saya dapat petunjuk dari pemerintahan agar supaya saya dapat bedah Rumah, untuk merehap Rumah saja susah pak,” Ucap ju din, apa lagi saya sudah lanjut usia yang kehidupan bergantung dengan anak-anak yang bekerja sebagai tukang becak, ya cukupla untuk makan sehari- hari, harapan saya kepada pemerintah, ya kalu bisa dapat perhatian semoga saya dapat bedah Rumah juga seperti yang lain pak, “ungkapnya.
“Basarudin,yang dipangil sehari-hari ju din marasa tidak di perhatian Pemerintah untuk progam bedah rumah , karena diduga Minimnya anggaran untuk pengentasan RTLH, “terangnya”
Rumah Basarudin yang tidak layak huni (RTLH) di Panca usaha dalam kondisi tidak layak huni alias reyot. Hal ini disebabkan diduga terbatasnya anggaran pemerintah untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Rumah reyot ini akan siap disebarkan di seluruh Sumatera Selatan
Setiap tahunnya pemerintah harus menganggarkan perbaikan atau pembangunan RTLH antara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP)
Rumah tidak layak huni menjadi salah satu keseriusan dan menjadi perhatian khusus di pemerintah. Tahun 2024 ini,
mengingat anggaran yang dimiliki Pemerintah terbatas sehingga mesti terbagi dengan program-program prioritas lainnya. “Walaupun terbatas anggaranya, namun tetap berkomitmen memperbaiki RTLH,”
(Team)











