Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan pertanahan tersebut dimulai dari proses pelayanan di loket-loket pada Kantor Pertanahan (Kantah).

“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” ujar Wamen Ossy saat meninjau langsung pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (30/05/2026).

Ketika meninjau area pelayanan, Wamen Ossy memastikan layanan yang diberikan jajarannya kepada masyarakat berjalan baik. Ia menghampiri para pegawai yang bertugas dan melihat proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan. Menurutnya, pelayanan publik yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, tapi juga harus teliti dan sesuai dengan aturan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Wamen Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Langkah tersebut digenjot seluruh jajaran yang tersebar di penjuru Indonesia dan dimonitor oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid melalui Rapat Pimpinan yang rutin dilakukan.

Hasilnya, berkas pertanahan di sejumlah provinsi mengalami hasil capaian penyelesaian yang memiliki tren positif. Di tengah jajaran yang menyambut kehadirannya di Banjarbaru, Wamen Ossy mengingatkan bahwa pekerjaan tersebut masih perlu dilanjutkan sebagai upaya peningkatan pelayanan pertanahan.

“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” tutur Wamen Ossy.

Meski capaian penyelesaian berkas cukup menunjukkan tren positif, Wamen Ossy tetap menyadari bahwa layanan pertanahan perlu terus diperbaiki dan ditutup celah kekurangannya. Hal tersebut melibatkan kerja bersama dari pusat hingga daerah.

“Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” jelas Wamen ATR/Waka BPN.

Pada momen tersebut, Wamen Ossy berkesempatan menyerahkan langsung dua sertipikat kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan kemudahan PELATARAN di Sabtu pagi. Dalam rangkaian kunjungannya, Wamen Ossy didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Budi Kristiyana; Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin; Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja dan Kepala Kantah Kota Banjarbaru, Ahmad Suhaimi. (AR/RS)

Berita Terkait

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri
Awalnya Ragu, Masyarakat Buktikan Pengukuran Terjadwal Tidak Membuatnya Menunggu dalam Ketidakpastian
Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari pengecekan kesiapan pegawai
Pembinaan antara Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dengan Kantor Pertanahan di wilayah kerja Tim III.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:31

Pimpin Kenal Pamit Pejabat Utama, Kapolda Sumsel Gaungkan Semangat “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:26

Sinergi TNI-Polri Jadi Fondasi Kamtibmas Kondusif, Kapolda Sumsel Lakukan Lawatan ke Kodam II/Sriwijaya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:52

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:42

Polda Sumsel Perkuat Jajaran Pimpinan, Kapolda Pimpin Pelantikan Wakapolda dan Sertijab Dirreskrimsus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:33

Densus 88 AT Polri Bekali 300 PPPK Kemenag Sumsel Cegah Paham IRET di Era Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:43

HSB Raih 14 Medali di Turnamen Karate Piala Pangdam II/Sriwijaya, Tempati Peringkat Kelima

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:26

Meriahkan HUT ke-81 TNI, Kodam II/Sriwijaya Gelar Panggung Hiburan dan Bagi Sembako untuk Masyarakat Palembang

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:18

Lepas 75 Personel Brimob, Polda Sumsel Dukung Operasi Amole II-2026 di Papua Tengah

Berita Terbaru