Antisipasi Dampak Buruk Demokrasi PP GMKI Gelar Dialog Penegakan Konstitusi

- Penulis

Rabu, 6 Maret 2024 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.-Kompaslink.com
Demokrasi Indonesia Masuk dalam fase buruk, hal ini Keseriusan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia terhadap Demokrasi dan Konstitusi Indonesia terus diupayakan sampai hari ini. Berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah termasuk mengubah UU secara mendadak dan mendesak sehingga terkesan dipaksakan, bukan itu saja pelanggaran yang sudah terang-benderang juga yang terungkap dari beberapa daerah pasca pesta Demokrasi pada Pilpres dan Pileg sangat mendorong GMKI untuk harus ambil bagian dalam menyelamatkan masa depan Demokrasi Indonesia. Maka dari itu, Pengurus Pusat GMKI melalui Bidang Aksi dan Pelayanan melaksanakan Webinar Nasional pada Selasa (5/3/2024).

Webinar yang digelar kali ini, GMKI Mengusung tema “Penegakan Konstitusi dan Penguatan Demokrasi untuk Membangun Indonesia”, Weminar ini ingin menyampaikan pesan akan pentingnya kesadaran Rakyat dalam menentukan masa depan Bangsa Indonesia melalui pemilihan umum yang Jurdil dan Luber.

Pada Webinar Nasional Seri-I ini, beberapa pembicara berkesempatan hadir, ada dari pihak akademisi yaitu Prof. Dr. Marthen Napang SH., MH., M.Si. (Guru Besar Hukum UNHAS) ada dari Politisi yaitu Firman Jaya Daeli, SH., MH. (Ketua Dewan Pembina PUSPOLKAM Indonesia) dan juga hadir dari Kalangan Pers yaitu Sonya Hellen Sinombor, SH. (Wartawan Senior Kompas), dan peserta dari perwakilan setiap Cabang GMKI di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Dialog ini kesamaan pandangan Nara Sumber membahas tentang Pentingnya strategi dan mekanisme sebagai pemahaman yang sama untuk mendukung upaya Penegakan Konstitusi dalam membangun Indonesia. Misalnya pengungkapan pelanggatan-pelanggaran yang terjadi dengan metode TSM, melalui pendidikan politik berskala kepada warga negara Indonesia, implementasi kebijakan yang berpihak kepada rakyat sesuai amanat UU, serta pengembangan langkah-langkah strategi untuk mempertahankan nilai dan etika Demokrasi Indonesia.

Menurut Prof. Marthen N. “Demokrasi Indonesia adalah Demokrasi Konstitusional yang memiliki aturan hukum yang pasti dalam setiap sudut pandang dengan berpedoman penuh pada UU dan azas Pancasila”.
Maka dalam mencapai demokrasi yang bersih perlu dipahami bahwa kedaulatan Rakyat itu dijamin oleh UU, maka untuk mengidentifikasi langkah-langkah kesalahan itu ialah deng hak angket.

Sementara menurut Firman Jaya Daeli, “Secara umum tujuan demokrasi adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur dengan konsep mengedepankan keadilan, kejujuran dan keterbukaan.
Pada konsepnya, tujuan demokrasi dalam kehidupan bernegara juga meliputi kebebasan berpendapat dan kedaulatan rakyat. Demokrasi itu bukan sekedar angka, bukan sekedar kemenangan juga bukan sekedar kegiatan dalam waktu yang sifatnya periodesasi, tetapi Demokrasi itu harus menjadi pedoman umum dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan, luhur dan beretika”.
Sehingga perlu adanya sikap-sikap tegas baik itu dari penegak hukum maupun dari penyelenggara untuk mengembalikan makna demokrasi yang dari Rakyat, untuk Rakyat dan oleh Rakyat.

Hal yang hampir serupa juga disampaikan oleh Sonya Helen Sinombor bahwasanya Demokrasi Indonesia adalah “Demokrasi yang diyakini harus tetap hidup untuk memberikan kesadaran politik bagi generasi muda bangsa Indonesia, untuk menghasilkan SDM yang berkualitas”.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia berkomitmen untuk senantiasa bersinergi bersama Rakyat, melalui pendidikan Politik dalam menyelaraskan pemahaman agar seluruh Rakyat Indonesia memiliki kemampuan dalam memahami dan memaknai demokrasi itu kemudian miliki kecakapan untuk menentukan pilihan tanpa harus takut terhadap tekanan dan intervensi dari pihak lain. Maka dalam mewujudkan itu GMKI membutuhkan peran akademisi, politisi juga yang berkompeten dalam bidang posisi netral seperti Pers untuk mencapai Demokrasi yang sebenarnya sehingga Indonesia bersih dari segala kecenderungan melakukan kesalahan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Dalam opening Speech Kabid Aksi dan Pelayanan Steve Josh Tarore mengatakan, Demokrasi Indonesia saat ini masuk ke krisis atau buruk. Melihat Indeks Demokrasi Indonesia bergerak mundur di tahun 2023. Hal ini terlihat dari penurunan skor atas kinerja demokrasi Indonesia selama tahun 2023. “Berdasarkan data Economist Intelligence Unit (EIU), kinerja demokrasi Indonesia mengalami penurunan skor pada 2023 sebesar 6,53 poin. Skor Indeks Demokrasi Indonesia turun 2 poin dibandingkan tahun 2022 sebesar 6,71 poin,” tukasnya
Lanjutnya lagi bahwa kasus saat ini banyak kejadian yang dilaporkan atau dikriminalisasi contoh seperti aiman Witjaksono dan seniman Indonesia Butet Kartaredjasa. “Inilah wajah demokrasi kita, berbicara sedikit pun langsung dilaporkan, bahkan ada kawan-kawan aktivis yang dipenjara dengan tuduhan tidak jelas Rusaklah demokrasi kita ini di rezim kali ini,” tuturnya.

Pewarta (Red)

Berita Terkait

Dukung Program Presisi, Kapolres Empat Lawang Raih Penghargaan Visionary Professional 2026
Ketua Umum APPI Ade Julhaidir, CFLE Prihatin Atas Vonis 18 Tahun Penjara Terhadap Nadiem Makarim
PERSIT BISA 2 MERIAH, PD II/SRIWIJAYA TAMPILKAN TAPIS LAMPUNG DAN BORONG EMPAT PENGHARGAAN
IBU WAPRES RI SELVI GIBRAN BUKA PAMERAN NASIONAL “PERSIT BISA 2”, DORONG KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANGGOTA
SUKSES TAMPILKAN UMKM UNGGULAN, PERSIT KCK PD II/SRIWIJAYA DOMINASI PAMERAN NASIONAL “PERSIT BISA 2” 2026
Kunjungan Resmi Ketua Umum FRIC ke Mabes Polri Disambut Hangat, Perkuat Sinergi dan Komunikasi Kelembagaan
PRESIDEN PRABOWO ANUGERAHKAN BINTANG JASA DAN SATYALANCANA WIRA KARYA KEPADA PENGGERAK MBG DAN RANTAI PASOK SPPG POLRI
Polda Sumsel Raih Juara 1 Nasional Bidang Assessment Center, Tegaskan Komitmen Penguatan SDM Polri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 02:41

Pesan Tegas dan Kepedulian Sosial Warnai Kunker Danrem 044/Gapo di Muara Enim

Selasa, 7 April 2026 - 22:50

Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Muara Enim, Pengedar Sabu 7,21 Gram Diringkus di Gelumbang Tengah Malam

Kamis, 2 April 2026 - 07:58

24 Jam Tanpa Jeda, Polres Muara Enim Gulung Dua Pengedar Sabu di Dua Lokasi Berbeda

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:50

Respon Cepat Polres Muara Enim, Kasus Penganiayaan Maut di Pasar Inpres Terungkap

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:55

Gelar KRYD dan Patroli Hunting, Polsek Rambang Polres Muara Enim Pastikan Malam Libur di Bulan Ramadhan Aman dan Kondusif

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:36

Cegah Gangguan Kamtibmas di Malam Ramadhan, Polsek Rambang Gelar KRYD dan Patroli Hunting

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:25

Polsek Rambang Polres Muara Enim Gelar Program BELIDA, Perbaiki Jalan Umum Desa Tanjung Raya

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:20

Kapolsek Rambang dan Ketua Bhayangkari Ranting Rambang Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026

Berita Terbaru