Detasemen Antiteror 88 Datangi Radio Sonora

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2024 - 08:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,-kompaslink.com|
Detasemen Antiteror Ubah Strategi: Fokus pada Pencegahan dengan Sosialisasi di Radio
Sonora Fm

Detasemen Khusus Anti Teror Mabes Polri kini mengubah pola pendekatan dalam menghadapi ancaman terorisme. Dimana sebelumnya lebih fokus pada proses penangkapan, kini mereka lebih menekankan pada pencegahan

Pencegahan sendiri dilakukan dengan mengadakan sosialisasi menolak paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan bekerja sama dengan Subbid penmas Bid Humas polda Sumsel Sosialisasi ini dilaksanakan di studio Radio Sonora Fm Palembang pada senin (12/08/24).

Brigpol Laga Bring, SH dan Briptu Muhammad Alfarezi, SH, dengan dipimpin Iptu M. Marsal dari Detasemen Khusus Anti Teror Mabes Polri, menjadi narasumber dalam talk show tersebut dengan tema “Menolak Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Kalangan Masyarakat”.

Dalam talk show tersebut, Brigpol Laga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Radio Sonora Fm atas kesempatan yang diberikan. “Pertama-tama kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan Radio yang telah memberikan kami waktu untuk talk show hari ini. Kami dari Detasemen Khusus Antiteror Mabes Polri yang bergerak khusus di bidang terorisme, jika sebelumnya kami lebih mengedepankan penangkapan, sekarang kami lebih mengedepankan pencegahan atau memangkas dari akarnya permasalahan teroris ini,” ujar Brigpol Laga.

Briptu Reji menjelaskan secara rinci makna paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. “Intoleransi itu terpapar dari segi pemikiran, misalnya saat bertetangga dengan berbeda agama, yang bersangkutan enggan bersilaturahmi. Radikalisme adalah terpapar dari sikap dan perilaku sehingga menutup diri, sedangkan terorisme adalah aksi yang merupakan buah dari intoleransi dan radikalisme,” jelasnya.

Reji menambahkan bahwa pencegahan bisa dimulai dari lingkungan keluarga. “Orang tua harus perhatian terhadap anaknya, sehingga mengetahui apa saja hal-hal yang dilakukan anak tersebut sehingga bisa dikontrol,” katanya.

Saat diwawancarai seusai talk show, Briptu Reji menjelaskan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah agar masyarakat bisa dicegah dari terpapar paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta menumbuhkan rasa kepedulian untuk mencegah paham-paham tersebut muncul dan menyebar di kalangan masyarakat.

“Kami sampaikan bahwa masyarakat wajib turut serta mencegah paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Kami juga mengajak semua stakeholder setempat dan seluruh organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan NU untuk bergandengan tangan mencegah paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme ini sehingga Sumsel, khususnya Kota Palembang aman dan damai tanpa kejadian-kejadian teror,” ujar Briptu Reji.

Briptu Reji juga mengajak masyarakat untuk terus menggaungkan empat pilar kebangsaan untuk menguatkan diri agar tidak terpapar paham-paham intoleransi dan radikalisme.

“Yang pertama Pancasila, Undang-Undang Dasar, Bhinneka Tunggal Ika, dan yang terakhir NKRI. Kita pegang teguh agar wilayah kita ini aman,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat meningkatkan rasa toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. “Bisa saling menjaga satu sama lain dan meningkatkan rasa toleransi sesama masyarakat, baik seagama maupun tidak seagama, karena di mata negara dan di mata Tuhan, kita sama,” harapnya.

Dengan adanya kerjasama dengan bid humas diharapkan sosialisasi ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya mencegah paham-paham berbahaya dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketenteraman wilayah.

Author:Rudihartono.m

Berita Terkait

Dukung Program Presisi, Polda Sumsel Kembalikan Ratusan Kendaraan Curian kepada Pemilik Sah
Gerebek Lorong Kenari Ilir Timur II, Polisi Amankan Pengedar Sabu yang Coba Singkirkan Barang Bukti
Karo SDM Polda Sumsel Tinjau Lokasi Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Silahturahmi dan sosialisasi pengaduan Online QR Code Kolaborasi Bid Propam Polda Sumsel & UIN Rafah Palembang
Tak Hanya Administrasi, Audit Itdam II/Swj Pastikan Program Jembatan Perintis & Cetak Sawah Korem 044/Gapo Tepat Sasaran
Tingkatkan Pelayanan Publik, Kapolda Sumsel Evaluasi Menyeluruh SDM Polri
Kapolda Sumsel Pastikan Paskah Aman dan Kondusif, 2.671 Personel Kawal 404 Gereja
Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Rangkaian Ibadah Paskah 2026 di Gereja Santo Yoseph Palembang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:27

Pererat Sinergi Antar Daerah, Wabup Samosir Hadiri Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun

Minggu, 19 April 2026 - 04:24

Komitmen Berantas Narkoba, Satres Narkoba Polres Musi Rawas Ringkus Dua Pengedar Sabu

Minggu, 19 April 2026 - 04:19

Strategi Presisi Polda Sumsel: 163 Tersangka Narkoba Diringkus dalam 18 Hari Operasi Masif

Minggu, 19 April 2026 - 04:09

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu Hadiri Pengukuhan Jerry Simangunsong sebagai Ketua Umum Raja Sonak Malela

Sabtu, 18 April 2026 - 17:03

Sinergi Lintas Sektoral, Satresnarkoba Polrestabes Palembang Gelar Razia Gabungan di Lapas Pakjo

Sabtu, 18 April 2026 - 11:51

Polrestabes Palembang Berikan SIM D Gratis kepada Atlet Disabilitas Berprestasi

Sabtu, 18 April 2026 - 01:08

Polda Sumsel Ringkus Jaringan Sabu 189,55 Gram di Tiga TKP Lintas Wilayah 2. Polrestabes Palembang Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Tiga Tersangka Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 16:14

Kolaborasi TNI AD dan Daerah Menguat, Danrem 044/Gapo Dampingi Pangdam II/Swj Tinjau Lahan Yon TP

Berita Terbaru