Banyuasin — Kompaslink.com –
Ancaman malaria di wilayah pesisir Banyuasin II mendapat perhatian serius. UPTD Puskesmas Sungsang turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggelar edukasi kesehatan sekaligus membagikan lotion anti nyamuk secara gratis kepada warga di Desa Sungsang III, Kecamatan Banyuasin II, Selasa (6/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan malaria di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungsang, khususnya kawasan yang dinilai rawan terhadap penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk tersebut.
Tidak sekadar membagikan lotion, petugas kesehatan juga memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai cara melindungi diri dan keluarga dari gigitan nyamuk serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala UPTD Puskesmas Sungsang, Herlina, S.KM., M.Kes., mengatakan lotion anti nyamuk diberikan secara gratis sebagai salah satu bentuk perlindungan awal bagi masyarakat.
“Kami membagikan lotion anti nyamuk ini secara gratis sebagai bentuk perlindungan awal. Malaria masih menjadi perhatian kami di wilayah kerja Puskesmas Sungsang. Pencegahan lebih baik daripada mengobati,” ujar Herlina.
Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan edukasi mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), termasuk menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
Masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan kelambu saat tidur, serta memakai lotion anti nyamuk pada bagian tubuh yang terbuka, terutama saat sore hingga malam hari.
Petugas turut mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada malaria. Demam, menggigil, sakit kepala, dan mual menjadi beberapa keluhan yang perlu mendapat perhatian. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut.
Bagi warga Desa Sungsang III, kegiatan ini dinilai memberikan manfaat langsung. Selain mendapatkan lotion anti nyamuk, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.
Puskesmas Sungsang menegaskan bahwa pencegahan malaria tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat menjadi bagian penting dalam memutus risiko penularan.
Dengan edukasi yang terus dilakukan dan keterlibatan aktif masyarakat, UPTD Puskesmas Sungsang berharap kasus malaria di Desa Sungsang III dan wilayah Kecamatan Banyuasin II dapat ditekan.
Pencegahan dimulai dari rumah: lindungi keluarga, bersihkan lingkungan, dan jangan abaikan gejala penyakit.
(Hamkah)









