BANYUASIN – Kompaslink.com|
Warga dan nelayan di wilayah perairan Kecamatan Banyuasin II digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang masuk kedalam jaring nelayan Sungsang di perairan sungai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (9/6/2026) siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh seorang nelayan asal Sungsang bernama Johan Sanima (30) saat sedang mencari udang di perairan tersebut. Saat beraktivitas di laut, Johan melihat benda mencurigakan yang mengapung. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan tubuh seorang pria.
Johan bersama rekannya kemudian mengevakuasi korban ke daratan dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.
Kapolsek Sungsang, Fariz Muhammad, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan awal dari saksi dan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga merupakan warga Desa Delta Upang, Kecamatan Makarti Jaya.
“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat oleh nelayan Sungsang. Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematiannya,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.
Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun, tinggi badan sekitar 160 sentimeter, berambut ikal, dan saat ditemukan mengenakan celana pendek berwarna biru langit.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi masih menunggu hasil visum serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kejadian secara lengkap.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan proses identifikasi. Setelah seluruh prosedur pemeriksaan selesai, jenazah direncanakan akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Delta Upang.
Kapolsek Sungsang juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di perairan, agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Langkah cepat dari masyarakat dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan dan penyelidikan oleh aparat.
(Hamkah)











