Banyuasin – Kompaslink.com – Ketidakpuasan dan kekhawatiran melanda warga di lingkungan RT 08 Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, menyusul maraknya kegiatan penggalian tanah yang berlangsung di wilayah tersebut. Kegiatan ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar sejak mulai dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Awak media turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemantauan pada Rabu (29/7/2026) sore. Di lokasi penggalian, tidak terlihat adanya aktivitas pekerja yang sedang beroperasi secara langsung. Hanya terlihat satu unit alat berat yang terparkir diam di area galian, tanpa ada tanda-tanda kegiatan berlangsung saat pemantauan dilakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya konfirmasi terkait izin dan tujuan kegiatan ini kepada Ketua RT 08 setempat belum membuahkan hasil, karena yang bersangkutan tidak dapat dihubungi dan tidak memberikan keterangan apa pun kepada tim media.
Berbeda dengan itu, warga yang bermukim di sekitar lokasi secara terbuka menyampaikan keluhan dan kegelisahan mereka. Mereka mengaku sangat terganggu ketika kegiatan penggalian sedang berjalan. Dampak yang paling terasa adalah getaran kuat yang merambat hingga ke rumah-rumah warga serta suara bising yang keras dan terus-menerus dari pengoperasian alat berat. Gangguan ini tidak hanya merusak ketenangan sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan bangunan tempat tinggal serta risiko keamanan lingkungan yang belum jelas batas dan pengawasannya.
Hingga saat ini, warga masih menindaklanjuti kejelasan mengenai status perizinan, pihak pelaksana, serta rencana pengelolaan lokasi pasca penggalian. Mereka berharap pihak berwenang segera turun tangan meninjau lokasi, memverifikasi legalitas kegiatan, dan mencari solusi yang adil agar ketenangan serta hak-hak warga dapat terjamin dengan baik.
(Ria)











