Desa Migran Emas: Fondasi Harapan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG –kompaslink.com| Pemerintah terus memperkuat upaya perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Gerakan Nasional Migran Aman. Salah satu langkah strategis yang kini dikembangkan adalah program “Desa Migran Emas” hasil kolaborasi antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI RI) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan.sabtu 30/5/ 2026.

Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya risiko penempatan pekerja migran secara non-prosedural yang kerap menimbulkan persoalan serius, mulai dari eksploitasi, kekerasan, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa dinilai menjadi titik awal penting dalam membangun kesadaran masyarakat terkait migrasi aman. Melalui literasi “Migran Aman”, masyarakat diberikan pemahaman mengenai prosedur resmi keberangkatan, hak dan kewajiban pekerja migran, serta risiko besar dari keberangkatan ilegal.

Dengan edukasi yang tepat, calon PMI diharapkan mampu mengambil keputusan yang aman, legal, dan terlindungi saat bekerja di luar negeri.

Program Desa Migran Emas juga dirancang sebagai pusat informasi, edukasi, pendampingan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi pekerja migran dan keluarganya. Masyarakat dapat memperoleh akses informasi resmi terkait peluang kerja luar negeri, prosedur penempatan, hingga layanan perlindungan yang disediakan pemerintah.

Tidak hanya itu, program ini turut mendorong reintegrasi sosial dan penguatan ekonomi bagi PMI yang telah kembali ke tanah air agar lebih mandiri dan sejahtera.

“Bekerja ke luar negeri harus dilakukan secara aman, legal, dan bermartabat, karena pekerja migran Indonesia adalah wajah bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberdayakan,” demikian semangat yang diusung dalam gerakan tersebut.

Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri, sejumlah desa telah ditetapkan sebagai kandidat Desa Migran Emas oleh BP3MI Sumsel berdasarkan data dari DPPPA Provinsi Sumsel. Desa-desa tersebut telah memiliki peraturan desa sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan pekerja migran.

Adapun desa kandidat tersebut meliputi Desa Tebing Tulang di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin. Kemudian Desa Batu Ampar dan Desa Awal Terusan di Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Selanjutnya, Desa Meranjat dan Desa Tebing Gerinting Utara di Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, serta Desa Battu Winangun di Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Melalui program Desa Migran Emas, pemerintah berharap tercipta sistem perlindungan pekerja migran yang dimulai dari tingkat desa, sehingga mampu mewujudkan migrasi yang aman, masyarakat yang sejahtera, dan Indonesia yang maju.

Editor,”Evi Riyani

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Wakapolda Sumsel gelar Minggu Kasih wujudkan Program 100 Hari Kapolri
Safari Subuh Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Harkamtibmas
Gerak Cepat Polrestabes Palembang, Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap
Ditresnarkoba Polda Sumsel Perkuat Pemberantasan Narkoba di Kawasan Boom Baru Palembang
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah
Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru