MERTAK TOMBOK, PRAYA –Kompaslink.Com
Keluarga besar Yayasan Raudatul Husna mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran, doa, serta dukungan yang diberikan oleh para Tuan Guru, keluarga, sahabat, dan seluruh jamaah dalam pelaksanaan tahlilan malam kesembilan untuk almarhum bapak mereka. Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan di kediaman keluarga, bertempat di Dusun Kepok, Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu:23/5/2026).
Mengawali sambutannya, pendiri Yayasan Raudatul Husna, TGH. Pathulhakh, melantunkan puji-pujian kepada Allah SWT. Ia menyampaikan kebahagiaan dan penghargaan mendalam atas kehadiran para tamu yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan turut mendoakan almarhum. Sejak sore hari, jamaah dari berbagai wilayah di sekitar Lombok Tengah terlihat berdatangan memenuhi rumah duka, bersatu hati memanjatkan doa agar almarhum ditempatkan di tempat yang paling mulia dan terbaik di sisi Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillaah wassyukru lillaah. Kami sekeluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan doa restu dari Bapak/Ibu sekalian. Kami sadar, tidak mungkin dapat membalas satu per satu kebaikan dan perhatian yang telah Bapak/Ibu berikan kepada kami dan almarhum,” ujar TGH. Pathulhakh di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut ia berdoa, semoga setiap langkah dan kebaikan yang telah dilakukan para Tuan Guru, para ulama, serta seluruh jamaah yang hadir—baik berupa kehadiran fisik, doa, maupun bantuan—mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT, serta senantiasa dicatat sebagai amal jariyah yang mulia dan mendapatkan ridho-Nya.
Suasana acara berlangsung penuh ketenangan dan kekeluargaan, mencerminkan eratnya persaudaraan dan kepedulian sosial yang tumbuh kuat di tengah masyarakat setempat. Kehadiran para tokoh agama dan jamaah menjadi bukti nyata rasa hormat dan kasih sayang yang terjalin baik selama ini, sekaligus menjadi penghiburan tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan.
Keluarga besar Yayasan Raudatul Husna menegaskan bahwa kehadiran dan doa dari seluruh hadirin merupakan amal ibadah yang sangat berharga, menjadi penolong bagi almarhum, serta kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi musibah ini.
Editor: Rifai











