Antisipasi Dini Karhutla 2026, Wakapolda Sumsel Teken MoU Pengamanan Hutan

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 bersama sejumlah mitra strategis sektor kehutanan. Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari penguatan sistem perlindungan lingkungan dan stabilitas keamanan nasional di wilayah Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan kerja sama tersebut dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., yang mewakili Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama jajaran pimpinan perusahaan kehutanan di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kota Palembang, Jumat, 22 Mei 2026.

Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan PT Rimba Hutani Mas, PT Bumi Andalas Permai, dan PT Bumi Mekar Hijau sebagai mitra strategis dalam penguatan mitigasi karhutla berbasis pencegahan dini dan pengamanan kawasan rawan kebakaran.

Kerja sama tersebut bertujuan membangun sistem mitigasi bencana yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada langkah preventif, bukan sekadar penanganan saat kebakaran telah terjadi. Pendekatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata program Presisi Kapolri dalam memperkuat sinergitas lintas sektoral guna mendukung agenda prioritas pemerintah pusat terkait perlindungan lingkungan hidup dan ketahanan sosial masyarakat.

Melalui nota kesepahaman ini, Polda Sumatera Selatan akan memperkuat bantuan pengamanan, patroli terpadu, penegakan hukum, serta pertukaran data titik panas (*hotspot*) berbasis teknologi bersama seluruh mitra terkait. Fokus pengamanan diarahkan pada kawasan rawan Karhutla seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin yang selama ini menjadi wilayah prioritas pengawasan.

Langkah antisipatif tersebut diyakini mampu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan secara signifikan, menjaga kualitas udara, melindungi kesehatan masyarakat, serta memastikan roda perekonomian daerah tetap berjalan stabil tanpa gangguan kabut asap.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa persoalan Karhutla bukan hanya berkaitan dengan api dan kerusakan lahan, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat dan masa depan pembangunan daerah.

“Karhutla bukan hanya persoalan api dan asap. Karhutla menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, aktivitas ekonomi, hingga citra daerah dan bangsa. Sinergi ini adalah wujud nyata dukungan kita terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Beliau juga menginstruksikan seluruh jajaran operasional tingkat Polres hingga Polsek untuk mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis kepada masyarakat dalam upaya pencegahan pembakaran lahan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memastikan jajaran kepolisian akan mengawal penuh implementasi kerja sama tersebut secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi dan penguatan pengamanan ini memastikan pencegahan Karhutla berjalan efektif sehingga Sumatera Selatan tetap aman, kondusif, dan bebas asap,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Kegiatan ini turut diperkuat dengan keterlibatan Pakar Gambut Nasional sekaligus Ketua Umum Asosiasi Hutan Indonesia, Dr. Ir. H. Soewarso, M.Si., yang memberikan penguatan akademis terkait strategi mitigasi lahan gambut dan pengelolaan kawasan rawan Karhutla berbasis ilmiah.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, sektor swasta, dan unsur akademisi, Polda Sumatera Selatan optimistis kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla Tahun 2026 dapat berjalan lebih komprehensif, efektif, dan berdampak langsung terhadap perlindungan masyarakat serta stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan.

(Red KL)

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Tegaskan Dukungan Stabilitas Lingkungan Nasional
“Bijak Gawai, Selamat Anak”, Langkah DPPPA Sumsel Cegah Judol dan Konten Negatif
Sinergi Sektor Publik: Polda Sumatera Selatan Sambut Audiensi Bulog Demi Kesejahteraan Masyarakat
Polda Sumsel Tuntaskan Audit Kinerja Tahap I Demi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Kapolda Sumsel Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan PT Pertamina (Persero) untuk Ditpolairud
Persiapkan Generasi Muda Menghadapi Era Baru Ketenagalistrikan. Melalui agenda “Srikandi PLN Goes To Campus”
Polsek Ilir Barat I Palembang Ungkap Kasus Pencurian Gadget di Parkiran Mal, Tiga Pelaku Diamankan
“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Korem 044/Gapo Gelar Upacara Harkitnas

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:58

Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad : Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51

Pangdam II/Swj Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat: Apresiasi Pembangunan & Dorong Ekonomi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:08

Danrem 044/Gapo Apresiasi Semangat Kebersamaan di Hari Jadi Kabupaten Lahat

Senin, 18 Mei 2026 - 05:22

Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Polda Sumsel Luncurkan Inovasi Bank Sampah Mobile

Senin, 18 Mei 2026 - 01:31

Komitmen Presisi Polri, Kapolda Sumsel Resmikan Gedung Pelayanan Publik dan Salurkan Bantuan Sosial di Lahat

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:33

Dukung Potensi Prestasi Pemuda, Kapolda Sumsel Pimpin Flag Off Final Race Kejurnas Motoprix Lahat

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:03

Resmi Dilantik: 462 Bintara Baru TNI AD Siap Mengabdi Untuk Negeri

Jumat, 3 April 2026 - 00:04

Satres Narkoba Polres Lahat Berhasil Ringkus Pengedar Sabu di Desa Tanjung Payang

Berita Terbaru