Tambatan Liar di Sungai Lalan Resahkan Warga Desa Karang Agung

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MUBA ,-kompaslink.com|

Warga Desa Karang Agung, Sungai Kubu, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengaku resah dengan keberadaan tambatan liar yang berada di depan permukiman warga di sepanjang Sungai Lalan. Keberadaan tambatan tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan risiko keselamatan,minggu(22/2/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan warga berinisial “R.muncul karena tambatan tersebut kerap digunakan oleh kapal dan perahu bermuatan besar tanpa adanya pengaturan yang jelas. Aktivitas tersebut disebut menghambat akses keluar-masuk perahu milik warga, mengganggu ketenangan lingkungan, serta menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi anak-anak yang sering beraktivitas di sekitar sungai.

Selain mengganggu aktivitas harian, warga juga mengkhawatirkan dampak lingkungan akibat keberadaan tambatan liar tersebut. Menurut warga, tambatan yang tidak tertata berpotensi merusak bantaran sungai dan mempersempit alur Sungai Lalan, terutama saat debit air meningkat.

Warga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya penataan maupun pengawasan yang memadai dari pihak terkait terhadap aktivitas tambatan tersebut. Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat akan potensi kecelakaan maupun kerusakan lingkungan di sekitar sungai.

Meski demikian, masyarakat menegaskan bahwa penyampaian keluhan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kelestarian lingkungan, bukan untuk menyalahkan pihak tertentu. Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait dapat turun langsung ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penertiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masyarakat juga meminta agar aktivitas di sepanjang Sungai Lalan dapat ditata secara tertib dan teratur, sehingga tidak merugikan warga sekitar serta tetap mendukung kelancaran transportasi sungai yang aman dan berkelanjutan.

(Red)

Berita Terkait

Sambangi Dua Sekolah, Kapolsek Batanghari Leko Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Waspada 3C
Gerak Cepat, Polsek Batanghari Leko Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutbunlah di Tanah Abang
Satbrimob Polda Sumsel Bersama TNI dan Manggala Agni Tangani Karhutla di Muba
Polres Muba Gelar Latkatpuan Binmas, Perkuat Deteksi Dini dan Pencegahan Karhutla
Security Medco Gelar Aksi Damai Serentak di Seluruh Koridor Muba, Sampaikan Enam Tuntutan
Wujud Kepedulian, Polsek Sekayu Bantu Warga Terdampak Longsor Jalan Laskar Jimbun
Satpolairud Polres Muba Hadir di Tengah Musibah Longsor, Salurkan Bantuan untuk Warga
Diduga Dipicu Racun Nyamuk Bakar, Kebakaran Pondok di Muba Tewaskan Ayah dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:21

Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08

Harga Cabai Melambung di Pasar Kota Palembang, Capai Rp85.000 Per Kilo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:54

Polda Sumsel dan Kompolnas Perkuat Komitmen Transparansi serta Perlindungan Kerja Jurnalistik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:44

Polda Sumsel Perkuat Kinerja Reserse hingga Polsek, Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

Berita Terbaru