Diduga Gudang BBM Ilegal Milik Fj Pindah Lokasi Dekat Simpang Patra Tani Segayam, Warga Soroti Kinerja APH

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 06:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Muara Enim,-kompaslink.com|

Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal kembali beroperasi dan meresahkan warga di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Gudang tersebut berada di pinggir Jalan Lintas, antara Simpang Segayam menuju SMKN tepatnya seberang Toko Puji Hatta Segayam Lokasi ini berada sangat dekat dengan permukiman warga.

 

Berdasarkan pantauan awak media pada Senin (5/1/2026), terlihat sejumlah aktivitas keluar-masuk kendaraan dan bongkar muat drum berisi cairan yang diduga BBM. Warga juga mencium bau menyengat yang kerap tercium pada malam hari.

 

Menurut keterangan warga sekitar, gudang tersebut baru beroperasi dan kuat dugaan merupakan pindahan dari Desa Talang Taleng, tepatnya dari lokasi di depan Apamart. Kini aktivitasnya berpindah ke tempat ini dan diduga dikelola oleh seorang pria berinisial FJ.

 

“Beberapa minggu terakhir, gudang BBM ini diduga mulai aktif lagi. Truk sering keluar masuk pada malam hari dan baunya sangat menyengat. Kami khawatir karena rumah kami berada sangat dekat,” ujar seorang warga.

 

Warga menilai keberadaan gudang tersebut sangat berbahaya karena rawan kebakaran serta berpotensi mencemari lingkungan. Mereka mengaku khawatir akan terulangnya peristiwa kebakaran gudang BBM ilegal seperti yang pernah terjadi di sejumlah daerah lain dan menimbulkan korban jiwa.

 

Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Kapolsek Gelumbang khususnya Polres Muara Enim, untuk segera melakukan pengecekan dan penindakan secara tegas tanpa tebang pilih.

 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, penyalahgunaan serta distribusi BBM secara ilegal dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal enam tahun serta denda hingga Rp60 miliar.

 

Warga berharap gudang tersebut segera ditutup dan pihak-pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

(Tim red)

Berita Terkait

Pesan Tegas dan Kepedulian Sosial Warnai Kunker Danrem 044/Gapo di Muara Enim
Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Muara Enim, Pengedar Sabu 7,21 Gram Diringkus di Gelumbang Tengah Malam
24 Jam Tanpa Jeda, Polres Muara Enim Gulung Dua Pengedar Sabu di Dua Lokasi Berbeda
Respon Cepat Polres Muara Enim, Kasus Penganiayaan Maut di Pasar Inpres Terungkap
Gelar KRYD dan Patroli Hunting, Polsek Rambang Polres Muara Enim Pastikan Malam Libur di Bulan Ramadhan Aman dan Kondusif
Cegah Gangguan Kamtibmas di Malam Ramadhan, Polsek Rambang Gelar KRYD dan Patroli Hunting
Polsek Rambang Polres Muara Enim Gelar Program BELIDA, Perbaiki Jalan Umum Desa Tanjung Raya
Kapolsek Rambang dan Ketua Bhayangkari Ranting Rambang Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:15

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana Pimpin Apel Pagi Ditpolairud, Fokus pada Kualitas Pelayanan Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 07:09

Polres OKI Ungkap Peredaran Narkotika di Kontrakan, Amankan Tersangka SE dan Barang Bukti Ekstasi

Rabu, 29 April 2026 - 07:03

Operasi Tangkap Tangan di Muratara, Penyidik Amankan Kepala BKPSDM dan Uang Tunai

Rabu, 29 April 2026 - 06:52

Alumni PGAN 91 Palembang Hadiri Pemakaman Orang Tua Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU

Rabu, 29 April 2026 - 06:31

Wujud Kepedulian, K2PI Sumsel Gelar Aksi Sosial “Peduli Kasih”

Rabu, 29 April 2026 - 05:48

Baznas Palembang Tinjau Lansung Kondisi Warga, Siap Tindak Lanjuti Permohonan Bantuan Kemanusiaan 

Rabu, 29 April 2026 - 01:19

Cetak Prajurit Produktif, Korem 044/Gapo Rampungkan Bimtek Pertanian

Selasa, 28 April 2026 - 23:52

Indahnya Berbagi, K2PI Sumsel Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Palembang

Berita Terbaru