Palembang, Kompaslink.com –
Organisasi masyarakat Forum Cakar Sriwijaya Sumatera Selatan menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan yang bertajuk “Pray for Bumi Pertiwi” ini berlangsung di Simpang Lima DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (29/11/2025).
Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPC Kota Palembang Edi Medan, Sekjen DPC Kota Palembang Kimus Mus Mulyono, Ketua Harian DPP Muhammad Rozikin, Panglima DPP Erwin King, serta perwakilan Ketua DPD Banyuasin, Egis TY. Selain itu, kehadiran anggota dari 18 kecamatan di Sumatera Selatan turut memeriahkan aksi tersebut.
Dalam wawancara, Sekjen DPC Kota Palembang Kimus Mus Mulyono menyampaikan, kegiatan ini juga meliputi pendirian posko pengaduan bagi warga Kota Palembang yang hingga kini belum bisa dihubungi di daerah terdampak bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kami dari Forum Cakar Sriwijaya yang tergabung dari beberapa kabupaten/kota melakukan aksi kemanusiaan terkait peduli bencana di Aceh, Medan, dan Sumatera Barat. Kami juga membuka posko pengaduan terkait warga Kota Palembang yang belum diketahui keberadaannya di pusat-pusat bencana. Ke depan, anggota kami akan diterjunkan sebagai relawan kemanusiaan untuk memastikan keselamatan mereka,” ujar Kimus.
Sementara itu, Ketua Umum DPC Kota Palembang, Edi Medan, menyebutkan, penggalangan dana dilakukan selama tiga hari di beberapa titik, yaitu Simpang Lima DPRD dan Simpang Charitas. “Besok, kami akan menambah titik di persimpangan lampu merah dan pasar-pasar. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membeli sembako dan kebutuhan dasar lainnya, serta dikirim langsung ke daerah terdampak di Sumatera Utara, seperti Kapten Sibolga, dan wilayah lain. Hingga sore ini, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 4.030.000,” kata Edi.
Forum Cakar Sriwijaya juga menyiapkan posko peduli di sejumlah daerah, termasuk Aceh, Medan, dan Padang. Posko di Kota Palembang berada di Jalan Anwar Sastro, di samping kantor gubernur. Kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk turut membantu korban bencana dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman dari potensi banjir.
Edi Medan menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dan pemangkasan pohon di kawasan perbukitan untuk mengantisipasi bencana. “Kami berharap ke depan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam kegiatan kemanusiaan ini. Dengan kerja sama, bantuan dapat tersalurkan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Forum Cakar Sriwijaya menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat Sumatera Selatan terhadap sesama yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Sumatera. (RQ)











