Peluncuran Sistem Pembayaran Non-Tunai: Sumsel Siap Hadirkan Inovasi Retribusi Daerah

- Penulis

Senin, 16 Desember 2024 - 12:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – KOMPASLINK.COM
Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dari sektor Retribusi Daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar acara Soft Launching Transformasi Payment System dan Realtime Report. Acara ini berlangsung di Aula Lantai 3 Bank Sumsel Babel Palembang. Senin, (16/12/24).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Anggota DPD RI Perwakilan Sumatera Selatan, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M., Kepala Bapenda Provinsi Sumsel H. Achamd Rizwan, S.STP, MM, serta jajaran pejabat Bank Sumsel Babel dan Bapenda Sumsel, bersama dengan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Bidang PDLL Bapenda Prov. Sumsel, H. Derga Karenza, S.P., M.M., menjelaskan bahwa acara ini adalah langkah awal dalam mengimplementasikan sistem pembayaran non-tunai dan pelaporan real-time untuk sektor Retribusi Daerah. “Tujuan dari transformasi ini adalah mengurangi transaksi konvensional dalam sektor retribusi dan pada akhirnya meningkatkan PAD di Sumsel,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Derga menambahkan bahwa saat ini pelaporan pajak di Samsat sudah sepenuhnya digital, namun di sektor retribusi masih terdapat 13 OPD yang perlu diintegrasikan. Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2022 dan Pergub No. 28 Tahun 2024 yang mulai berlaku pada 2 Desember 2024, seluruh dinas di Sumsel diharapkan segera melaksanakan pembayaran non-tunai untuk retribusi daerah. Setelah pembayaran dilakukan, laporan akan diteruskan ke Bapenda, BPKAD, BSB, dan OPD terkait, menjadikan transaksi lebih transparan, akuntabel, dan tepat waktu.

Lebih lanjut, Derga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencapai 104% dari target pendapatan pajak dan berharap retribusi daerah akan semakin meningkat di masa mendatang. “Kami berharap dengan adanya sistem baru ini, pendapatan dari sektor retribusi akan terus tumbuh,” ungkapnya.

Anggota DPRD RI Perwakilan Sumsel, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M., menyambut positif upaya digitalisasi ini. Ia mengingatkan pentingnya literasi finansial, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z, dalam mendukung keberhasilan program ini. “Di era digital seperti sekarang, transaksi serbaguna digital menjadi hal yang sangat relevan. Saya mendukung penuh program ini dan berharap semua transaksi retribusi di Sumsel bisa berjalan non-tunai tahun depan,” jelasnya.

Ratu Tenny juga menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak, termasuk OJK dan Bank Indonesia, untuk menyukseskan inisiatif ini. “Semoga edukasi dan literasi digital ini bisa lebih luas, dan program ini bisa segera terlaksana dengan baik di 17 kabupaten/kota di Sumsel,” tambahnya.

Kepala Bapenda Provinsi Sumsel, H. Achamd Rizwan, S.STP, MM, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Soft Launching ini. Ia berharap sistem yang diterapkan dapat meningkatkan PAD di Sumsel dan mempermudah transaksi retribusi daerah. “Kami berharap dengan adanya sistem pembayaran non-tunai dan pelaporan real-time ini, Sumsel akan semakin maju dalam pengelolaan pendapatan daerah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Ratu Tenny juga mengajak seluruh pihak untuk terus mensosialisasikan program ini lebih luas, termasuk melibatkan generasi muda dan masyarakat umum dalam pemahaman digitalisasi sistem pembayaran retribusi.

Dengan adanya transformasi Payment System dan Realtime Report ini, diharapkan proses administrasi dan transaksi retribusi daerah di Provinsi Sumatera Selatan dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD di provinsi ini.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Wakapolda Sumsel gelar Minggu Kasih wujudkan Program 100 Hari Kapolri
Safari Subuh Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Harkamtibmas
Gerak Cepat Polrestabes Palembang, Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap
Ditresnarkoba Polda Sumsel Perkuat Pemberantasan Narkoba di Kawasan Boom Baru Palembang
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah
Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru