Aksi Damai PKTSS: Meminta Pemerintah dan Bank BTN Evaluasi Program KPR Subsidi

- Penulis

Kamis, 12 Desember 2024 - 01:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – KOMPASLINK.COM
Puluhan massa dari Pemuda Kritis Transformatif Sumatera Selatan (PKTSS) menggelar aksi damai di depan Kantor Bank BTN Cabang Palembang pada hari ini. Aksi tersebut menyerukan evaluasi terhadap pembagian kuota subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dinilai tidak merata dan berpotensi merugikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rabu (11/12/24).

Koordinator lapangan, Syaid Falaq Annafi, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes atas ketidakmerataan kuota subsidi KPR di Kota Palembang. Ia menilai hal ini menghambat akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian layak.

“Banyak kegagalan akad kredit yang dialami masyarakat meski mereka telah memenuhi prosedur dan mekanisme sesuai regulasi. Program perumahan nasional seharusnya dirancang untuk memastikan hunian layak bagi semua rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, ketidakmerataan kuota subsidi KPR menjadi tantangan besar,” tegas M. Eko Wahyudi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa ketimpangan ini menciptakan diskriminasi terhadap kelompok tertentu, sehingga tujuan program perumahan nasional tidak tercapai sepenuhnya.

Tuntutan Aksi

Dalam aksi damai ini, PKTSS mengajukan tiga tuntutan utama:
1.Evaluasi Kuota Subsidi: Mendesak pimpinan Bank BTN Cabang Palembang untuk mengevaluasi pembagian kuota subsidi KPR agar lebih merata.
2.Transparansi Regulasi: Mempertanyakan mekanisme dan transparansi pembagian kuota subsidi yang diberikan kepada para pengembang.
3.Pengawasan Pemerintah Pusat: Meminta Kementerian Perumahan dan kawasan permukiman serta DPR RI Komisi IV untuk mengawasi langsung pemerataan kuota subsidi program perumahan nasional.

Sementara itu, pihak Bank BTN Palembang belum memberikan tanggapan yang memuaskan terkait tuntutan tersebut. Menurut Syaid, jawaban yang diberikan pihak bank belum menyentuh inti permasalahan yang diajukan.

Aksi ini menjadi pengingat bagi pihak terkait untuk lebih memperhatikan implementasi program perumahan nasional agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh hak mereka atas hunian layak secara adil.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Wakapolda Sumsel gelar Minggu Kasih wujudkan Program 100 Hari Kapolri
Safari Subuh Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Harkamtibmas
Gerak Cepat Polrestabes Palembang, Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap
Ditresnarkoba Polda Sumsel Perkuat Pemberantasan Narkoba di Kawasan Boom Baru Palembang
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah
Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru