Siaga Penuh Hadapi Karhutla, Polda Sumsel Gandakan Pasukan Lapangan Jadi 1.000 Personel

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 17:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan meningkatkan kekuatan personel penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 548 menjadi 1.000 personel. Penebalan kekuatan tersebut dilakukan sebagai langkah responsif menghadapi dinamika potensi karhutla sekaligus mempercepat pencegahan dan penanganan di wilayah rawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan data satelit Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terintegrasi dalam aplikasi Sistem Terpadu Operasi Karhutla (Stop Karhutla) Polda Sumsel di Palembang, Jumat, 4 September 2026, terdeteksi 648 titik panas di wilayah Sumatera Selatan.

Dari jumlah tersebut, 590 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah (medium) dan 58 titik pada tingkat kepercayaan rendah (low). Sementara itu, tidak terpantau titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high).

Merespons kondisi tersebut, Polda Sumsel menambah kekuatan personel hingga mencapai 1.000 personel. Penebalan ini difokuskan untuk memperkuat pengawasan dan respons di 20 posko siaga karhutla yang tersebar pada lima satuan wilayah (Satwil), terutama wilayah yang memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Kekuatan tambahan tersebut didukung sarana operasional untuk menjangkau lokasi dengan karakteristik medan yang sulit. Armada taktis perairan Ditpolairud serta kendaraan roda dua dari Samapta dan Brimob turut disiapkan untuk mendukung mobilitas personel menuju kawasan yang sulit dijangkau kendaraan darat biasa, termasuk wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

Peningkatan kekuatan tersebut diarahkan untuk mempercepat verifikasi lapangan atau ground check terhadap informasi titik panas, memperkuat patroli preventif, serta melakukan pemadaman sedini mungkin apabila ditemukan api. Kesiapsiagaan selama 24 jam menjadi bagian dari strategi untuk mencegah potensi kebakaran berkembang dan memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat.

Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penambahan kekuatan merupakan langkah cepat Polda Sumsel dalam menyesuaikan kemampuan operasional dengan dinamika di lapangan.

“Menyikapi perkembangan dinamika cuaca dan pantauan titik panas, Polda Sumsel langsung mengambil langkah cepat dengan meningkatkan jumlah perkuatan yang awalnya 548 personel kini menjadi 1.000 personel. Kekuatan ini kami sebar untuk mempercepat pemadaman dini di setiap posko, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenang,” tegas Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.

Menurutnya, keberadaan personel di lapangan tidak hanya ditujukan untuk merespons kebakaran yang telah terjadi, tetapi juga memastikan setiap informasi mengenai titik panas segera diverifikasi. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan penebalan kekuatan merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla. Identitas dan jabatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.,.

“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung agenda strategis pemerintah dalam penanggulangan karhutla dan menjaga stabilitas kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar demi kenyamanan kita bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam penanganan karhutla. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat deteksi, pemadaman, pendinginan, serta pemantauan setelah api berhasil dikendalikan.

Melalui pelipatgandaan kekuatan personel dari 548 menjadi 1.000 personel, dukungan 20 posko siaga, pemanfaatan sistem monitoring Stop Karhutla, serta penguatan sarana operasional, Polda Sumsel memastikan penanganan karhutla dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, dan mempertahankan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan. Polda Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan potensi karhutla agar dapat ditangani sedini mungkin.

(Red)

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel gelar Minggu Kasih wujudkan Program 100 Hari Kapolri
Safari Subuh Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Harkamtibmas
Gerak Cepat Polrestabes Palembang, Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap
Ditresnarkoba Polda Sumsel Perkuat Pemberantasan Narkoba di Kawasan Boom Baru Palembang
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah
Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:17

Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru