Banyuasin – Kompaslink.com –
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Heru Agung Nugroho, S.I.K.,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
melalui Komandan Kapal Polisi V-1037 Pangkalan Sandar Sungsang, Bripka Ahmad Marsal, S.T., M.Si., bersama kelompok nelayan serta Bhabinkamtibmas Polair resmi mengaktifkan Pos Kamling Perairan di Desa Sungsang I, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Selasa malam (20/05/2026).
Pos Kamling Perairan tersebut dibentuk sebagai upaya menjaga keamanan aset milik nelayan sekaligus mencegah tindak pencurian perahu maupun alat tangkap yang kerap terjadi pada malam hari di area dermaga.
Peresmian pos kamling dihadiri Kepala Desa Sungsang I, Kailani, Bhabinkamtibmas Polair, serta perwakilan kelompok nelayan. Pos ini menjadi pos jaga laut pertama di wilayah Banyuasin yang dikelola langsung oleh masyarakat pesisir.
Bripka Ahmad Marsal menjelaskan, ide pembentukan pos kamling muncul setelah maraknya kasus kehilangan mesin tempel dan jaring milik nelayan saat kapal ditambatkan di dermaga.
“Selama ini nelayan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat pencurian pada malam hari. Dengan adanya pos jaga ini, kami berharap keamanan dermaga dapat terjaga selama 24 jam. Ini merupakan bentuk gotong royong untuk menjaga kampung laut,” ujarnya.
Pos Kamling Perairan tersebut dijaga secara bergiliran oleh empat pemuda nelayan yang dibagi menjadi dua shift penjagaan, mulai pukul 20.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Setiap regu dilengkapi dengan senter, radio VHF, buku logbook, serta lampu sorot guna memantau aktivitas di sekitar dermaga dan perairan setempat.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polair Sungsang, Bripka R. Satar, mengatakan bahwa pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan aset nelayan, tetapi juga menjadi titik komunikasi darurat ketika terjadi kecelakaan laut maupun cuaca buruk.
“Jika ada kapal yang belum kembali saat cuaca buruk, pos ini menjadi titik koordinasi pertama. Kami juga mengimbau seluruh nelayan agar melapor saat keluar maupun kembali dari melaut,” katanya.
Kepala Desa Sungsang I, Kailani, menyambut baik program tersebut dan berharap seluruh nelayan dapat aktif menjaga keberlangsungan Pos Kamling Perairan.
“Ini adalah aset milik bersama yang harus dijaga. Jika situasi aman, masyarakat nelayan juga akan lebih tenang saat melaut,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Desa Sungsang I berencana menambah fasilitas pendukung berupa kamera pengawas (CCTV) serta satu unit perahu patroli kecil guna memperkuat pengawasan di alur Sungai Musi.
Dengan hadirnya Pos Kamling Perairan ini, diharapkan keamanan kawasan dermaga dan aktivitas nelayan di wilayah pesisir Sungsang semakin meningkat serta mampu menekan angka pencurian yang selama ini meresahkan masyarakat.
(Hamkah)











