Strategi Presisi Polda Sumsel: 163 Tersangka Narkoba Diringkus dalam 18 Hari Operasi Masif

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 04:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG —kompaslink.com|
Polda Sumatera Selatan mempertegas posisi strategisnya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui operasi pemberantasan narkotika yang masif dan terukur. Dalam kurun waktu 18 hari pertama April 2026, Direktorat Reserse Narkoba bersama jajaran satuan wilayah berhasil mengungkap 116 laporan polisi dengan total 163 tersangka.

Capaian ini tidak sekadar angka penegakan hukum, melainkan indikator nyata bahwa peredaran narkotika di Sumatera Selatan masih memiliki jaringan aktif yang terstruktur dan lintas wilayah. Oleh karena itu, langkah penindakan yang dilakukan Polda Sumsel menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sosial serta melindungi kualitas sumber daya manusia dari ancaman narkoba.

Secara kuantitatif, barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan skala yang signifikan, yakni sabu seberat 7.236,9 gram, ganja 1.727,42 gram, ekstasi sebanyak 879 butir, serta temuan baru berupa zat anestesi etomidate sebanyak 20 pcs. Temuan etomidate ini menjadi perhatian khusus karena mengindikasikan adanya perkembangan pola peredaran narkotika dengan memanfaatkan zat substitusi baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam memutus rantai distribusi narkotika yang semakin kompleks.

“Lebih dari tujuh kilogram sabu yang kami sita dalam waktu singkat menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba masih sangat aktif. Temuan etomidate juga menjadi sinyal bahwa modus operandi terus berkembang, sehingga kami harus selalu adaptif dan meningkatkan kewaspadaan,” tegas Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K.

Pengungkapan kasus dalam periode ini mencakup 18 wilayah, mulai dari Kota Palembang hingga daerah perbatasan, yang menunjukkan bahwa jaringan narkotika bergerak secara masif tanpa batas administratif. Salah satu pengungkapan terbesar terjadi di wilayah Ogan Ilir dengan penyitaan lebih dari empat kilogram sabu, yang menjadi salah satu capaian signifikan dalam operasi periode ini.

Selain itu, Ditresnarkoba Polda Sumsel juga mencatat kinerja dominan dengan 17 laporan polisi, 30 tersangka, serta sitaan sabu hampir tiga kilogram dan ratusan butir ekstasi. Hal ini memperlihatkan peran sentral direktorat dalam mengoordinasikan penindakan lintas wilayah secara simultan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menekankan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pengungkapan kasus, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memberikan informasi, karena perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Secara strategis, operasi ini memiliki dampak langsung dalam memutus jalur distribusi narkotika lintas wilayah sekaligus mencegah potensi kerusakan sosial yang lebih luas. Dengan jumlah sitaan yang mencapai lebih dari tujuh kilogram sabu, aparat kepolisian diperkirakan telah menyelamatkan ribuan masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa intensitas operasi tidak akan menurun. Pengawasan terhadap jalur distribusi utama, termasuk jalur lintas provinsi, akan terus diperketat sebagai langkah preventif dan represif dalam menutup ruang gerak jaringan narkotika.

(Red)

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54

Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:53

Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:51

Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:49

Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:47

Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:15

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:14

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Berita Terbaru