Penembakan di Area Sumur Minyak Ilegal Keluang Terungkap, Pelaku Diamankan

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSI BANYUASIN,-kompaslink.com|

Tim Opsnal Serigala Muba bersama anggota Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan berhasil meringkus seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi penembakan di lokasi sumur minyak ilegal di wilayah Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin.

Diduga Pelaku diketahui bernama Rendy Oktavio (32), warga Jakabaring, Kota Palembang, yang diduga melakukan penembakan terhadap seorang pria bernama Chandra pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi di area perkebunan kelapa sawit PT Hindoli Blok Kobra 1, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang.

Akibat kejadian tersebut, korban Chandra mengalami luka tembak pada bagian kaki kanan dekat tumit, yang diduga berasal dari senjata api milik pelaku.

Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP Suryantoni Hutahaean menjelaskan bahwa insiden penembakan bermula saat dua orang pria mendatangi lokasi sumur minyak bor milik warga bernama Rival Ismeri.

Kedua pria tersebut diketahui adalah Rendy Oktavio dan seorang rekannya bernama Erix, yang saat itu mengenakan kaos hitam dan celana pendek putih.

“Keduanya datang ke lokasi sumur bor minyak milik warga dan sempat terlibat cekcok dengan saksi Rival dan rombongannya,” jelas AKP Suryantoni.

Di tengah perdebatan tersebut, pelaku Rendy tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah kelompok Rival.

Situasi sempat memanas hingga pelaku dipukul mundur oleh sejumlah orang di lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian terdengar beberapa kali suara tembakan. Saat itulah korban Chandra berteriak karena terkena tembakan pada kaki kanannya.

“Korban saat itu berada di belakang saksi Rival ketika tembakan dilepaskan,” ungkapnya.

Mengetahui adanya insiden penembakan, pelaku bersama rekannya kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polda Sumatera Selatan pada 26 Februari 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti hingga akhirnya menetapkan Rendy Oktavio sebagai tersangka.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka, tim gabungan Opsnal Serigala Muba dan Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat melakukan penangkapan.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap di sebuah penginapan di Kota Palembang pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB tanpa perlawanan.

“Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Polda Sumsel dan selanjutnya diserahkan ke Polres Muba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Suryantoni.

Dalam penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

1 butir pecahan proyektil

2 butir amunisi

sepasang sepatu putih merek Pro ATT

satu topi putih

satu kaos putih

satu celana pendek hitam

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 ayat (2) atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan atau penganiayaan berat.

Polisi saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut,pungkasnya.

Pewarta:Rudi Hartono.m

Berita Terkait

Sambangi Dua Sekolah, Kapolsek Batanghari Leko Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Waspada 3C
Gerak Cepat, Polsek Batanghari Leko Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutbunlah di Tanah Abang
Satbrimob Polda Sumsel Bersama TNI dan Manggala Agni Tangani Karhutla di Muba
Polres Muba Gelar Latkatpuan Binmas, Perkuat Deteksi Dini dan Pencegahan Karhutla
Security Medco Gelar Aksi Damai Serentak di Seluruh Koridor Muba, Sampaikan Enam Tuntutan
Wujud Kepedulian, Polsek Sekayu Bantu Warga Terdampak Longsor Jalan Laskar Jimbun
Satpolairud Polres Muba Hadir di Tengah Musibah Longsor, Salurkan Bantuan untuk Warga
Diduga Dipicu Racun Nyamuk Bakar, Kebakaran Pondok di Muba Tewaskan Ayah dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru