Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Target Zero Lubang Jelang Lebaran

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Indralaya, Ogan Ilir,-kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan memperkuat implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI melalui Program BELIDA (Bersih Lingkungan dan ASRI Daerah) yang digelar serentak di 17 kabupaten/kota, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan terpusat di Terminal Timbangan Indralaya ini dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan unsur Forkopimda.

 

Program BELIDA menjadi tindak lanjut konkret atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam menciptakan lingkungan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sekaligus memperkuat kesiapan Operasi Ketupat 2026 menjelang arus mudik Lebaran.Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk ketaatan terhadap kebijakan nasional yang harus diwujudkan secara nyata di daerah.

 

“Hari ini kita menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI,” tegas Kapolda.Ia menambahkan bahwa Sumatera Selatan memiliki karakteristik tersendiri dalam mengimplementasikan gerakan tersebut.

 

“Di Sumatera Selatan kita memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ikan Belida yang kita jadikan ikon untuk menciptakan nuansa yang berbeda, yakni melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dan ASRI di Sumatera Selatan untuk mendukung program Bapak Presiden. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan sinergitas Forkopimda baik di tingkat pimpinan provinsi maupun kabupaten, dan ini sudah dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan,” jelasnya.

 

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif, bukan sekadar mengkritik tanpa solusi.

 

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat. Daripada kita banyak mengeluh atau mengkritisi yang tidak benar, marilah kita sama-sama ciptakan zero lubang di Sumatera Selatan,” ujarnya.

 

Pada sesi doorstop, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas resonansi kuat Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden pada awal Februari lalu.

 

Menurutnya, instruksi tersebut tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi telah menjadi gerakan kolektif yang mengintegrasikan seluruh program kabupaten/kota dalam satu semangat bersama.

 

“Gerakan ini tidak berhenti sebagai instruksi, tetapi menjadi gerakan kolektif. Semua program di kabupaten/kota kini terintegrasi dalam satu semangat Indonesia ASRI,” ujar Gubernur.

 

Ia menilai Program BELIDA yang diinisiasi Kapolda Sumsel sebagai langkah konkret dan komprehensif karena tidak hanya menyasar persoalan sampah secara parsial, tetapi menyentuh dari hulu hingga hilir melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

 

Gubernur bahkan menyoroti potensi pengolahan sampah menjadi briket sebagai energi alternatif bagi industri di Sumatera Selatan.

 

“Pengelolaan sampah harus memiliki nilai tambah. Kita dorong pengolahan menjadi briket sebagai energi alternatif untuk industri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dan memberi manfaat ekonomi,” jelasnya.

 

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan secara serentak di 17 kabupaten/kota yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

Selain isu sampah, Gubernur menegaskan komitmen bersama mewujudkan “Zero Lubang” pada jalan lintas Sumatera Selatan menjelang arus mudik Lebaran.

 

Targetnya, sepuluh hari sebelum Lebaran, seluruh perbaikan jalan sudah tuntas agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.

 

“Sepuluh hari sebelum Lebaran, perbaikan jalan harus selesai. Ini membutuhkan pengawasan dan gotong royong seluruh pihak,” tegasnya.

 

Langkah ini mempertegas bahwa Program BELIDA bukan hanya gerakan kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari strategi keamanan dan keselamatan publik.

 

Program BELIDA memberikan dampak langsung terhadap : Pencegahan banjir melalui normalisasi drainase, Penurunan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang, Peningkatan kenyamanan ruang publik, Penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan Dukungan terhadap kelancaran Operasi Ketupat 2026

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran Polri secara menyeluruh.

 

“Program BELIDA adalah wujud komitmen Polda Sumsel dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui lingkungan yang bersih, aman, dan sehat,” ujarnya.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Dukung Keselamatan Transportasi Nasional, Polda Sumsel Gandeng Ojol Ogan Ilir Jelang Operasi Patuh Musi 2026
Dua Tersangka Berbagi Peran di Halaman Masjid Agung Nurussa’adah, Penyidik Berhasil Membekuk Keduanya saat Serah Terima Sabu 31,83 Gram
Polres Ogan Ilir Hadiri Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
POLRES OGAN ILIR MELALUI SAT TAHTI HADIRKAN SIRAMAN ROHANI, BANGUN KESADARAN DAN HARAPAN BARU BAGI PARA TAHANAN
POLRES OGAN ILIR MELALUI POLSEK TANJUNG BATU HADIR JAGA KEAMANAN DAN BANTU JEMAAT LANSIA SAAT IBADAH KENAIKAN YESUS KRISTUS
Satresnarkoba Polres Ogan Ilir Bekuk Dua Pengedar Sinte di Indralaya Raya, Timbangan Digital dan Uang Rp3,5 Juta Disita
Pelajar di Ogan Ilir Ngamuk Bawa Parang, Wartawan Diancam di Depan Rumah
Kapolres Ogan Ilir Pimpin Langsung Pengamanan TKP Kebakaran di Desa Ibul Besar 3

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15

Manager PLN ULP Praya Silaturahmi Dengan Dandim Lombok Tengah Yang Baru, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:31

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Tentu Memahami Bahwa persoalan Tata Kelola Industri Tambak Udang Di Nusa Tenggara Barat

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:06

Miliki Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:04

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:02

Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:00

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Menteri Nusron: Jadi Momentum Hijrah Menuju Perbaikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:57

Menteri ATR/Kepala BPN: Kebijakan yang Baik Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:27

Penerima Sertipikat Wakaf Apresiasi Komitmen ATR/BPN Berikan Kepastian Hukum

Berita Terbaru