Banyuasin -Kompaslink.Com|
Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak, personel Polsek Sungsang melaksanakan kegiatan pembinaan dengan menjadi pembina upacara bendera di SD Negeri 9 Banyuasin II, Desa Sungsang I Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Senin pagi (2/2/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi tentang Akhlak mulia kepada para siswa.
Edukasi disampaikan secara langsung oleh kanit Binmas Polsek Sungsang di hadapan seluruh peserta upacara, termasuk guru dan tenaga kependidikan.
Kapolsek Sungsang Iptu Fariz Muhammad, SH melalui oleh kanit Bimas Aipda Joni Setiawan,SH, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepolisian dalam memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada anak-anak usia sekolah, agar mereka memiliki pemahaman sejak dini mengenai pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama teman.
”Akhlak mulia (akhlakul mahmudah) adalah sifat, karakter, dan tingkah laku terpuji yang melekat dalam diri seseorang, diwujudkan melalui tindakan positif, serta sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadist. Ia mencakup adab santun kepada Allah SWT, sesama manusia, diri sendiri, maupun lingkungan. Ini merupakan cerminan keimanan yang menyempurnakan ibadah dan menjadi tanda kebahagiaan dunia-akhirat,” ujar Aipda Joni Setiawan.
Dalam amanat upacara, personel Polsek Sungsang menjelaskan bahwa tindakan mengejek, mencemooh, mendorong, atau mengucilkan teman adalah bentuk Akhlak yang buruk yang tidak boleh dilakukan atau ditiru oleh Anak-anak sekolah.
Petugas juga mengajak siswa untuk bersikap yang baik atau berakhlak mulia kepada guru, orang tua, maupun antara sesama siswa
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian. Para siswa tampak antusias mendengarkan arahan dari polisi, sementara para guru mengapresiasi pendekatan edukatif yang dilakukan oleh jajaran Polsek Sungsang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan, mendukung tumbuh kembang anak, serta membentuk generasi yang berkarakter dan beretika serta berakhlak mulia,” pungkasnya.
(Hamkah)











