Palembang — KOMPASLINK.COM
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai agenda strategis partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan evaluasi kinerja politik pasca-Pemilu 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di The Excelton Hotel Palembang, beralamat di Jalan Demang Lebar Daun No. 58, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Kamis (18/12/2025).
Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, menyampaikan bahwa selama satu periode kepengurusan terakhir, PKB Sumsel telah melalui dinamika politik yang sangat padat. Meski demikian, kata dia, kinerja partai justru menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan.
“Lima tahun terakhir kita menghadapi agenda politik yang tidak ringan, mulai dari pemilu legislatif, pemilihan presiden, hingga pilkada. Namun alhamdulillah, PKB Sumatera Selatan mampu menunjukkan peningkatan kinerja yang nyata,” ujar Ramlan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan, pada Pemilu Legislatif 2024, PKB Sumsel berhasil meningkatkan perolehan suara sekitar 100.000 suara dibandingkan pemilu sebelumnya. Peningkatan tersebut berdampak langsung pada penguatan kursi legislatif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Untuk DPRD Provinsi Sumatera Selatan, PKB berhasil meraih tujuh kursi. Di tingkat DPRD kabupaten dan kota, basis perwakilan kita juga semakin menguat. Ini mencerminkan kerja kolektif seluruh kader dan struktur partai,” jelasnya.
Ramlan juga menyinggung capaian PKB secara nasional yang berhasil meraih lebih dari 16 juta suara pada Pemilu 2024. Menurutnya, angka tersebut merupakan indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PKB sebagai partai politik yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan itu, Ramlan menegaskan bahwa perjuangan politik PKB tidak semata berorientasi pada kekuasaan. Ia menekankan bahwa PKB menempatkan politik sebagai sarana ibadah dan pengabdian sosial.
“PKB didirikan oleh para ulama dengan nilai dasar kemaslahatan. Politik bagi kami adalah jalan untuk berbuat baik, memperjuangkan kesejahteraan petani, masyarakat kecil, serta kelompok yang membutuhkan kehadiran negara,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKB, Zainul Munasichin, menyampaikan bahwa Muswil merupakan amanat organisasi yang bersumber dari keputusan Muktamar PKB. Menurutnya, Muswil dirancang sebagai forum musyawarah yang tertib, terstruktur, dan terpimpin, tanpa meninggalkan prinsip demokrasi internal partai.
“PKB memilih mekanisme musyawarah yang terarah agar partai memiliki daya tahan dan soliditas dalam menghadapi dinamika politik, baik internal maupun eksternal,” kata Zainul.
Zainul menambahkan, Muswil PKB Sumsel merupakan Muswil ketiga yang ia pimpin setelah pelaksanaan Muswil di Nusa Tenggara Barat dan Papua Pegunungan. Ia menilai seluruh rangkaian Muswil PKB di berbagai wilayah berjalan secara demokratis, damai, dan berkualitas.
“Para pendiri PKB telah memberi teladan bagaimana demokrasi dijalankan dengan mengedepankan kebijaksanaan dan musyawarah mufakat. Nilai itulah yang terus kami jaga dalam setiap proses pengambilan keputusan,” pungkasnya.











