Banyuasin – Kompaslink.com-
Jalan desa adalah jalan umum yang menghubungkan kawasan dan/atau antar permukiman di dalam wilayah desa, serta jalan lingkungan yang berada di dalam desa itu sendiri. Jalan ini merupakan bagian dari sistem transportasi yang sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat pedesaan.

Fungsi Jalan desa memfasilitasi pergerakan warga, baik untuk keperluan pendidikan, kesehatan, pasar, maupun tempat kerja di luar desa, Selain itu jalan desa juga menghubungkan satu desa dengan desa lainnya atau dengan jalan utama (misalnya jalan kabupaten).
Dengan jalan desa yang baik, distribusi barang dan hasil perikanan dan pertanian menjadi lebih lancar, sehingga dapat meningkatkan akses pasar bagi produk-produk desa dan Jalan ini juga menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk berinteraksi dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial.
Oleh karena itu kepala Desa Sungsang I, Kailani saat di wawancarai oleh media kompaslink.com mengatakan bahwa idenya untuk membuat jalan desa Sungsang I maupun jalan kabupaten di desanya mulus tanpa lobang dengan melalui Dana Desa maupun dana dari kantong pribadinya, Sabtu (4/10/2025).
Kailani mengaku terketuk hatinya ingin berbuat lebih baik lagi demi warga yang dipimpinnya. Sehingga berinisiatif untuk gerak cepat menjalankan program pribadinya.
”Saya sebenarnya prihatin dengan desa saya sendiri. Jadi saya berani berkorban untuk desa saya. Ini merupakan inisiatif saya sendiri. Selama 3 tahun memimpin Desa Sungsang I, program Dana Desa dari pemerintah masih jauh dari kata cukup akan tetapi saya berusaha membantu pemerintah untuk memperbaiki jalan desa maupun jalan kabupaten dengan menggunakan dana desa maupun dana pribadi,” ungkapnya.
Bahkan ia tak ingin mengambil pusing, sementara kita Talangi dulu dari dana desa toh kalau memang untuk jalan kabupaten tidak bisa digunakan dana desa ya kita gunakan dana pribadi anggap saja kita beramal, selama masyarakat bisa merasa nyaman dan aman dengan jalan tersebut.
”Kalau untuk urusan biaya saya enggak mau terlalu pusing gitu. Berapa pun enggak jadi masalah, yang penting jalan desa Sungsang I bisa bagus dan aktivis warga lancar,” terang Kailani yang juga Pengusaha Kerang dan Udang tuturnya.
(Hamkah)
.
Banyuasin -kompaslink.com| Kompaslink.com-
Jalan desa adalah jalan umum yang menghubungkan kawasan dan/atau antar permukiman di dalam wilayah desa, serta jalan lingkungan yang berada di dalam desa itu sendiri. Jalan ini merupakan bagian dari sistem transportasi yang sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat pedesaan.
Fungsi Jalan desa memfasilitasi pergerakan warga, baik untuk keperluan pendidikan, kesehatan, pasar, maupun tempat kerja di luar desa, Selain itu jalan desa juga menghubungkan satu desa dengan desa lainnya atau dengan jalan utama (misalnya jalan kabupaten).
Dengan jalan desa yang baik, distribusi barang dan hasil perikanan dan pertanian menjadi lebih lancar, sehingga dapat meningkatkan akses pasar bagi produk-produk desa dan Jalan ini juga menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk berinteraksi dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial.
Oleh karena itu kepala Desa Sungsang I, Kailani saat di wawancarai oleh media kompaslink.com mengatakan bahwa idenya untuk membuat jalan desa Sungsang I maupun jalan kabupaten di desanya mulus tanpa lobang dengan melalui Dana Desa maupun dana dari kantong pribadinya, Sabtu (4/10/2025).
Kailani mengaku terketuk hatinya ingin berbuat lebih baik lagi demi warga yang dipimpinnya. Sehingga berinisiatif untuk gerak cepat menjalankan program pribadinya.
”Saya sebenarnya prihatin dengan desa saya sendiri. Jadi saya berani berkorban untuk desa saya. Ini merupakan inisiatif saya sendiri. Selama 3 tahun memimpin Desa Sungsang I, program Dana Desa dari pemerintah masih jauh dari kata cukup akan tetapi saya berusaha membantu pemerintah untuk memperbaiki jalan desa maupun jalan kabupaten dengan menggunakan dana desa maupun dana pribadi,” ungkapnya.
Bahkan ia tak ingin mengambil pusing, sementara kita Talangi dulu dari dana desa toh kalau memang untuk jalan kabupaten tidak bisa digunakan dana desa ya kita gunakan dana pribadi anggap saja kita beramal, selama masyarakat bisa merasa nyaman dan aman dengan jalan tersebut.
”Kalau untuk urusan biaya saya enggak mau terlalu pusing gitu. Berapa pun enggak jadi masalah, yang penting jalan desa Sungsang I bisa bagus dan aktivis warga lancar,” terang Kailani yang juga Pengusaha Kerang dan Udang tuturnya.
(Hamkah)









