Geger!! Seorang Duda ditemukan Tewas di dalam Rumahnya di Sukoharjo

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 17:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU –kompaslink.com|
Seorang pria berinisial PN (37), warga Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu sore (07/05/2025) dalam kondisi yang memprihatinkan. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu ditemukan dalam situasi yang mengindikasikan adanya tekanan psikologis berat sebelum kepergiannya.

Kejadian tersebut mengejutkan warga sekitar, terlebih karena PN diketahui seorang duda dan tinggal hanya berdua bersama ibunya. Di lokasi, petugas menemukan secarik surat yang diduga ditulis oleh korban, berisi ungkapan kelelahan emosional serta masalah pribadi yang dialaminya, termasuk persoalan dalam hubungan asmaranya.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya, Sapta (16), yang datang ke rumah korban untuk meminjam senter sekira pukul 15.40 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat membuka pintu, saksi sangat terkejut melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa di ruang tamu. Ia langsung berteriak dan memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan,” ujar AKP Juniko dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Kamis (08/05/2025).

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis Puskesmas Sukoharjo, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan fisik dari pihak lain. Pemeriksaan mendalam mengarah pada dugaan bahwa korban mengalami tekanan mental yang berat sebelum wafat.

“Penyelidikan masih kami lakukan namun dugaan kuat sebab kematian korban tidak ada kaitanya denga tindak pidana dan murni akibat bundir,” bebernya

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah pun telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

AKP Juniko mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitarnya. “Komunikasi yang baik dan perhatian tulus dari orang terdekat sangat penting. Jangan ragu untuk mendengarkan, berbagi, dan memberi dukungan kepada mereka yang sedang menghadapi tekanan hidup,” ujarnya.(Red)

Berita Terkait

Berulangkali Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Pria Asal Tanggamus Ditangkap Polres Pringsewu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru