Palembang – KOMPASLINK.COM
Sebanyak 390 santri dari Taman Kanak-Kanak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK TPA) Angkatan XX dan Tahfidz Juz 30 Angkatan XXX, LPPTKA BKPRMI Kota Palembang, berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dalam sebuah acara wisuda yang digelar dengan penuh khidmat di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (14/12/2024).
Acara yang meriah ini menandai pencapaian penting dalam perjalanan pendidikan agama anak-anak dan remaja di kota Palembang, serta menjadi momen penuh kebanggaan bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk orang tua, para guru, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ketua DPD BKPRMI Kota Palembang, H M Ifan Fahriansyah, M.Kes, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para santri yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan mereka. “Hari ini adalah hari yang istimewa, di mana kami merayakan kelulusan santri dari TK TPA dan TQ A. Dari lebih dari 390 peserta, ada satu santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, dan beberapa lainnya juga telah menyelesaikan hafalan juz 7 dan 6,” ujar Ifan dengan penuh rasa syukur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain hafalan Al-Qur’an, para santri juga telah melalui proses pembelajaran yang komprehensif. Mereka tidak hanya menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mempelajari doa-doa harian serta surat-surat pendek yang menjadi bagian dari penilaian muwashofat. “Ini adalah ciri khas mereka sebagai santri sejati,” jelas Ifan, menekankan pentingnya pendidikan agama yang menyeluruh.
Lebih lanjut, Ifan menuturkan bahwa pendidikan di TK/TPA dan TQ A sangat penting, khususnya dalam membantu remaja menghadapi tantangan hidup. “Remaja adalah masa peralihan yang penuh tantangan, di mana mereka mulai memasuki fase akil baliqh dan terpengaruh oleh lingkungan sosial. Oleh karena itu, gerakan BKPRMI Kota Palembang berfokus untuk menjaga mereka agar tetap berada di jalur yang benar dan menjauhkan diri dari hal-hal negatif,” ujarnya.
Selain itu, BKPRMI Kota Palembang juga telah merancang program lanjutan pasca-wisuda untuk memastikan bahwa para santri terus terlibat dalam kegiatan keagamaan. “Pasca wisuda, kami akan terus mengarahkan mereka untuk menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Kami berharap mereka tidak berhenti di sini, tetapi terus memperdalam ilmu dan menjaga hubungan mereka dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tambah Ifan.
Harapannya, kegiatan wisuda ini tidak hanya menghasilkan hafidz dan hafidzah, tetapi juga mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki moralitas yang tinggi, dan siap menjadi calon pemimpin bangsa yang membawa perubahan positif. “Kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam mengurangi buta huruf Al-Qur’an di masyarakat dan melahirkan generasi penerus yang memiliki integritas dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa,” tutup Ifan.
Wisuda ini menjadi bukti keberhasilan BKPRMI Kota Palembang dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki dasar moral yang kokoh melalui ajaran Al-Qur’an. Pencapaian ini pun membawa harapan baru bagi masa depan anak-anak dan remaja di Kota Palembang, dengan pendidikan agama yang terus berkembang untuk mencetak generasi yang lebih baik. (Riela)











