Sungsang – Kompaslink.Com-
Tanaman mangrove memiliki peran penting dalam mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir, melindungi pantai dari bencana alam, dan mengurangi dampak perubahan iklim global, Tanaman ini dapat berkontribusi untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan bumi layak huni.
Sebanyak 5000 (Lima Ribu) bibit batang pohon mangrove ditanam oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berlangsung di CIFOR Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Kamis (31/10/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya ini, sebagai bentuk pelestarian lingkungan sekitar. Melalui penanaman mangrove ini, memiliki beberapa manfaat, diantaranya bertujuan untuk mencegah abrasi pantai di laut, penyerapan karbondioksida, menjaga kualitas air dan udara, sebagai habitat ikan dan biota laut lain, pereduksi gelombang di pantai, memberikan dampak ekonomi yang luas dan menjadi sumber pendapatan bagi nelayan.
Kepala DKP Sumsel Aries Irwan Wahyu, S.STP.i, M.Si, yang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap Galamda Israk, S.Pi,MM mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mengembalikan fungsi kawasan mangrove/hutan bakau yang terus berkurang dan bahkan hilang . Penanaman mangrove ini juga untuk merehabilitasi ekosistem pesisir.
“Penanaman mangrove memang menjadi salah satu program pemerintah sebagai mana di amanatkan dalam Undang-undang nomor 32 Tahun 2024 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. untuk rehabilitasi ekosistem pesisir pantai yang merupakan salah satu ekosistem penting di pesisir”, ujarnya.
Dalam penanaman pohon bakau ini melibatkan Lembaga Desa Pengelolaan Hutan Desa (LDPHD) Sungsang IV dan masyarakat sekitar yang peduli terhadap kelestarian ekosistem mangrove.
Sementara itu Ketua LDPHD Desa Sungsang IV, Abdullah, saat di wawancara oleh kompaslink.Com mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi Sumatera Selatan yang telah berkontribusi menanam bibit pohon mangrove sebanyak 5000 batang di Desa kami jelasnya.
Lanjut Abdullah, bahwa Penanaman mangrove tersebut sangat bermanfaat dan membantu untuk merehabilitasi hutan mangrove di desa kami dan dampaknya itu sudah menyentuh langsung ke masyarakat dan untuk saat ini pembibitan yang ditanam langsung dari masyarakat dan bisa menambah penghasilan untuk masyarakat nelayan dan juga masyarakat sudah mulai menyadari arti pentingnya mangrove untuk kehidupan masyarakat Sungsang khususnya dan masyarakat kecamatan Banyuasin II pada umumnya, Tuturnya.
Turut hadir, Perwakilan Dinas Lingkungan hidup dan pertanahan Sumsel, Dinas Kehutanan Sumsel, Camat Banyuasin II, Ahmad Riduan,S.Sos,M.Si, Kapos Sungsang Polairud Polda Sumsel yang di wakili oleh Bripka Asep Dudi, Posmat TNI AL Sungsang, Mugiyo, kepala Desa Sungsang I, dan III, Tokoh masyarakat, Anwar Roni, dan tokoh adat, H.Abdul Wahab serta para peserta yang hadir.
(Hamkah)











