Bupati Toba Panen Raya Cabai Merah Keriting, Tingkatkan Ketahanan Pangan

- Penulis

Sabtu, 18 Mei 2024 - 01:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BALIGE TOBA (SUMUT) KOMPASLINK.com __,Melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar Hb wilayah operasional PT. Inalum di Desa Pintu Pohan, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba, PT. Inalum melakukan pendampingan terhadap Kelompok Tani Cabai Pintu Pohan dengan luas areal mencapai hingga setengah hektar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanaman cabai ini dimulai sejak Januari lalu dan telah panen sejak awal Mei lalu.

 

“Ini panen ke lima. Hasil yang kita dapat sudah 1,7 ton. Kemungkinan bisa dapat 6 ton dari target awal 8 ton, soalnya ada sekitar 4 rante yang gagal,” kata Ramses Butarbutar, Ketua Kelompok Tani, Jumat (17/05/2024) pagi saat ditemui di areal pertanian mereka yang ada di Adian Bolon, Desa Halado.

 

Pada panen raya itu, Bupati Toba, Poltak Sitorus turut hadir bersama sejumlah jajarannya dan juga Deputi General Manajer PT. Inalum Daniel Jimmy P. Hutauruk. Panen raya cabe merah keriting ini merupakan program pemberdayaan masyarakat di Sekitar wilayah operasional PT. Inalum di Desa Pintu Pohan Meranti.

 

Ketua Kelompok Tani, Ramses Butarbutar menambahkan bahwa program pertanian mereka sepenuhnya dibantu oleh PT. Inalum.

 

“Kami dibantu oleh Inalum, jadi semua kebutuhan kita di sini Inalum yang belanja. Termasuk bibit, kompos, mulsa, obat-obatan dan yang lain. Dari kami hanya tenaga,” katanya sembari menambahkan bahwa anggota kelompok mereka terdiri dari 5 orang.

 

Deputi General Manajer PT. Inalum Daniel Jimmy P. Hutauruk menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan bukti kontribusi PT. Inalum terhadap masyarakat.

 

“Ini bukti bahwa kita tidak sekadar memberi, tetapi kita fokus pada penguatan masyarakatnya,” katanya.

 

Selain menyediakan bibit, pupuk dan kebutuhan lainnya, PT. Inalum juga menurunkan tenaga SDM yang kompeten untuk merawat tanaman.

 

“Kita juga minta pendampingan oleh tenaga yang kompeten untuk melatih masyarakat. Termasuk pembuatan pupuk,” katanya sembari menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut dengan masif hingga ke pertanian lainnya, termasuk bawang merah.

 

Pada kesempatan itu, Poltak Sitorus menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam program tersebut.

 

“Terimakasih untuk kelompok tani, jika kalia tidak kerjakan ini kami tidak ada di sini,” katanya.

 

Menurut Bupati, program tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang memang tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah.

 

“Ketahanan pangan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Harus kerjasama dengan masyarakat, dengan parusahaan-perusahaan swasta dan BUMN/D. Seperti yang kita lihat hari ini,” tambahnya.

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan adalah dengan melakukan sinkronisasi dan hilirisasi pertanian.

 

“Ketahanan pangan ini harus kita sukseskan. Ini program pusat, propinsi dan kabupaten. Jadi ini harus kita sinkronkan hingga ke tingkat petani,” ujarnya.

 

“Kepala desa harus lihat ini, desa harus lihat peluang ketahanan pangan apa di desanya. Apakah desanya potensi cabe, maka tanam cabe,” lanjutnya.

 

Sementara untuk hilirisasi dilakukan dengan cara menciptakan produk turunan dari hasil pertanian. “Ke dua adalah hilirisasi. Sekarang kita sudah hasilkan produk cabe. Nah, ke depan kalau bisa jangan kita jual cabai tetapi jual saosnya,” ucapnya kepada para petani.

 

“Jadi ini harus kita kerjakan sama-sama, sinkronisasi dan hilirisasi hingga pertanian ini terintegrasi dan bisa berkelanjutan,” ujarnya mengakhiri.

#(JN)#

Berita Terkait

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Menteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Serahkan Sertipikat Aset BMD dan BUMD Pemprov Kalsel, Wamen Ossy: Perkuat Kepastian Hukum Aset Daerah

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:27

Satgas Horas Bangso Batak Sumsel Bagikan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap Palembang

Rabu, 9 September 2026 - 09:11

Wakapolda Sumsel Terima Tim Asistensi Baharkam Polri, Perkuat Fungsi Sabhara, Binmas dan Polairud

Rabu, 9 September 2026 - 09:07

Samakan Visi dan Perkuat Kapabilitas, Polda Sumsel Gelar Rakernis Reserse

Selasa, 8 September 2026 - 17:34

Selaraskan Kebijakan Kapolri, Polda Sumsel Satukan Langkah Seluruh Fungsi Reskrim se-Sumsel

Selasa, 8 September 2026 - 17:30

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sumsel Buka Ruang Seluas-luasnya untuk Polwan Berprestasi

Senin, 7 September 2026 - 16:20

Polrestabes Palembang Dukung Bikers Tertib, Perkuat Upaya Cegah Balap Liar dan Tawuran

Senin, 7 September 2026 - 06:42

Bagops Brimob Polda Sumsel Distribusikan Cairan Pemadam Karhutla ke 11 Polres

Minggu, 6 September 2026 - 08:26

Dansat Brimob Kenalkan Starlink Portabel untuk Dukung Penanganan Karhutla

Berita Terbaru