PALEMBANG —kompaslink.com|
Komitmen persatuan menjelang deklarasi Koalisi Ormas Sumatera Selatan ditunjukkan melalui kesepakatan perdamaian antara tiga organisasi masyarakat (ormas), yakni Harimau Sumatera Bersatu (HSB), Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB), dan Permaskot.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesepakatan perdamaian tersebut berlangsung dalam pertemuan para pimpinan ormas di Newtown Kopitiam Bukit Golf, Jalan AKBP Cek Agus, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Minggu (8/11/2026). Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan deklarasi Koalisi Ormas Sumatera Selatan yang dijadwalkan Senin (9/11/2026) berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Perdamaian tersebut turut dihadiri Penasihat Koalisi Ormas Sumatera Selatan, Habib Amak Shahab, bersama para ketua umum dan perwakilan organisasi masyarakat yang tergabung dalam koalisi. Kehadiran Habib Amak Shahab menjadi bagian dari momentum memperkuat komunikasi, menjaga persaudaraan, serta membangun komitmen bersama agar tidak kembali terjadi kesalahpahaman maupun perselisihan ant ormas.
Pendiri sekaligus Pembina HSB, Diky Haitami, mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat terjadi kesalahpahaman antara HSB dengan PMPB dan Permaskot. Namun, melalui komunikasi dan kesepakatan bersama, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara damai.
“Memang sempat terjadi kesalahpahaman antara kami dengan PMPB dan Permaskot. Namun, hari ini kita sudah melakukan kesepakatan untuk berdamai. Harapan saya, semua ini jangan sampai terulang lagi,” ujar Diky Haitami.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak mudah terpengaruh oleh hasutan maupun upaya adu domba yang dapat merusak hubungan persaudaraan antar ormas.
“Jangan sampai ada yang menghasut dan mengadu domba di antara kita. Ada istilah tabur tuai, apa yang kita tanam, itu pula yang akan kita tuai. Karena itu, mari kita jaga persaudaraan dan jangan sampai persoalan seperti ini kembali terjadi,” tegasnya.
Menurut Diky, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang dapat terjadi. Namun, setiap persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan sikap saling menghargai.
Sementara itu, Ketua Umum Koalisi Ormas Sumatera Selatan sekaligus Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, menegaskan bahwa koalisi yang terbentuk tidak sekadar menjadi perkumpulan organisasi, tetapi harus menjadi wadah bersama untuk bermusyawarah dan menyelesaikan persoalan.
“Alhamdulillah, saya berharap koalisi ini bukan hanya sekadar perkumpulan, tetapi menjadi wadah tempat kami bermusyawarah dan bertemu. Seandainya ada permasalahan di antara kami, bisa diselesaikan dengan baik secara bersama-sama,” ungkap Yusuf.
Ia menjelaskan, salah satu program utama koalisi ke depan adalah memperkuat kegiatan sosial. Program-program sosial yang selama ini dijalankan masing-masing organisasi akan dikemas menjadi satu gerakan bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Yusuf berharap seluruh anggota koalisi mampu menjaga kekompakan dan memiliki satu tujuan dalam membangun organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan saya, koalisi ini tetap kompak, tetap bersatu, satu jalan, satu tujuan, dan satu hati. Kami ingin memberikan contoh bahwa Koalisi Ormas Sumatera Selatan bisa memberikan hasil yang baik, terutama dalam menciptakan kenyamanan di tengah masyarakat,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Umum DPP Harimau Sumatera Bersatu (HSB), H. Satria Amri Ramadhan, menyampaikan bahwa perdamaian yang berlangsung menjadi bagian dari komitmen bersama 14 ormas yang telah bergabung dalam Koalisi Ormas Sumatera Selatan.
“Alhamdulillah, sore hari ini kita melakukan perdamaian. Seluruh ketua ormas yang tergabung dalam koalisi, sebanyak 14 ormas di Sumatera Selatan, bersepakat untuk bergabung dalam satu wadah bernama Koalisi Ormas Sumatera Selatan,” ujarnya.
Satria menjelaskan, deklarasi koalisi akan dilaksanakan pada 9 November 2026. Pihaknya juga membuka kesempatan bagi organisasi masyarakat lainnya yang ingin bergabung untuk memperluas silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
“Tujuannya supaya lebih mudah bersilaturahmi dan menjaga kamtibmas, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Harapan kami, ke depannya koalisi ini semakin baik dan bisa memberikan kontribusi positif bagi Kota Palembang,” tambahnya.
Kesepakatan perdamaian HSB, PMPB, dan Permaskot menjadi salah satu pesan penting menjelang deklarasi Koalisi Ormas Sumatera Selatan. Persatuan tidak cukup hanya dibangun melalui kesamaan wadah, tetapi juga harus dibuktikan dengan kemampuan menyelesaikan perbedaan tanpa provokasi dan konflik.
Melalui koalisi ini, 14 ormas diharapkan mampu membangun sinergi, memperkuat kegiatan sosial, serta mengambil peran positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.
(Red)









