PALEMBANG —kompaslink.com|
Polda Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap transformasi digital di sektor pendidikan melalui Pelatihan Training of Trainer (TOT) Program Paham AI pada Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat TK III Giat 9.1 dan 9.2 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel, Sabtu (29/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., dan diikuti perwakilan personel Polda Sumsel serta Polres jajaran, tim TOT Paham AI Polda Sumsel, guru-guru madrasah se-Sumatera Selatan, serta unsur Kementerian Agama, Google for Education, dan trainer Websis for Edu.
Sejumlah pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Spesialis Pendidikan Google for Education Azis Resy, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumsel Dr. H. Taupik, S.Pd.I., M.H., Kasubdit Bina Guru dan Tenaga Kependidikan MI dan MTs Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama RI Rini Rizki Rahmayani, S.Si., M.Commun., serta Katim Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel H. Almuzakir, S.E., M.Pd.
Pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi Quick Wins Polri dalam mempercepat transformasi digital yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya sektor pendidikan. Penguatan pemahaman mengenai kecerdasan artifisial juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Spesialis Pendidikan Google for Education dan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan sambutan Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia Ahmad Aditiya, Ph.D., melalui tayangan video, pembukaan oleh Karo SDM Polda Sumsel, foto bersama, pemaparan pengantar kecerdasan artifisial, serta sesi coffee break.
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman teknologi bagi tenaga pendidik di tengah perkembangan kecerdasan artifisial yang semakin pesat.
“Pelatihan Paham AI ini menjadi bagian dari upaya Polri mendukung percepatan transformasi digital yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para guru madrasah agar dapat memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bijak dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran,” ujar Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo.
Guru-guru madrasah menjadi kelompok sasaran utama dalam pelatihan tersebut. Melalui program TOT, peserta diharapkan memperoleh peningkatan kapasitas dalam memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kolaborasi antara Polri, Google for Education, dan Kementerian Agama juga memperluas ruang sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi. Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi Polda Sumsel dalam menghadirkan manfaat Quick Wins Polri secara langsung kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pelatihan TOT Paham AI merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel menghadirkan transformasi yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan literasi teknologi dan kecerdasan artifisial bagi tenaga pendidik seperti ini,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pelatihan TOT Program Paham AI ini menjadi wujud sinergi Polda Sumatera Selatan, Google for Education, dan Kementerian Agama dalam mendukung Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas guru madrasah, manfaat transformasi digital diharapkan dapat semakin luas dirasakan dalam lingkungan pendidikan di Sumatera Selatan.
(Red)











