Polda Sumsel Bekali Tim Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Sebelum Turun ke Wilayah

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan menyambut kedatangan Tim Edukasi Masyarakat tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Lemdiklat Polri untuk memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi langsung kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Sumsel, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim yang terdiri dari mahasiswa STIK, SESPIMMA, dan SETUKPA Lemdiklat Polri tersebut tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Selanjutnya, tim menuju Mapolda Sumsel untuk mengikuti pembekalan di Lounge Ampera Lantai 7 Gedung Presisi.

Pembekalan dimulai pukul 15.45 WIB dan dipimpin Irwasda Polda Sumsel KOMBES POL. FERI HANDOKO SOENARSO, S.H., S.I.K. Kegiatan turut diikuti Karoops, Dirreskrimsus, Dirbinmas, Dirintelkam, Kabidlabfor, Kabiddokkes Polda Sumsel, para Wakapolres/Tabes dan Kasat Binmas jajaran, serta seluruh personel panitia edukasi Karhutla.

Dalam pembekalan tersebut, Irwasda menekankan bahwa karhutla memiliki dampak luas terhadap keselamatan masyarakat, kesehatan, lingkungan, perekonomian, hingga risiko lintas negara. Karena itu, tim edukasi perlu memahami kondisi dan tantangan penanggulangan karhutla sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Irwasda juga menekankan tiga langkah utama yang perlu diperkuat, yaitu pencegahan, deteksi dini terhadap fire spot, serta penindakan yang cepat dan tegas. Pesan tersebut menjadi bekal bagi tim agar edukasi kepada masyarakat berjalan searah dengan langkah penanggulangan karhutla yang dilakukan Polda Sumsel.

Dari aspek penegakan hukum, Dirreskrimsus Polda Sumsel memaparkan perkembangan penanganan perkara karhutla periode 1 Mei hingga 27 Agustus 2026, termasuk asistensi penegakan hukum di wilayah rawan seperti OKI, PALI, dan Banyuasin.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Sumsel menjelaskan pendekatan preemtif melalui patroli, sambang masyarakat, dan penyuluhan lima langkah gerakan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat agar pencegahan karhutla dilakukan sejak awal.

Karoops Polda Sumsel turut memberikan gambaran mengenai penanganan karhutla, termasuk sebaran 4.504 titik hotspot dan luas lahan terbakar mencapai 1.131.789 hektare. Tim juga didorong untuk memanfaatkan pesan dalam Maklumat Kapolda Sumsel serta konten edukatif melalui media sosial agar informasi pencegahan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan KOMBES POL. NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H. mengatakan pelibatan mahasiswa STIK, SESPIMMA, dan SETUKPA Lemdiklat Polri menjadi bagian dari sinergi untuk memperkuat edukasi masyarakat tentang karhutla.

“Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan bahwa tim edukasi yang turun langsung ke wilayah hukum Polda Sumsel memiliki pemahaman yang kuat, baik dari sisi penegakan hukum maupun edukasi preventif. Komitmen kepemimpinan Kapolda Sumsel jelas: kita mengutamakan pencegahan dan deteksi dini, namun tetap bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan demi melindungi kesehatan, keselamatan, dan masa depan masyarakat Sumatera Selatan,” tegas Kabid Humas.

Polda Sumsel berharap tim edukasi dapat menjalankan tugas secara optimal di wilayah hukum Polda Sumsel, menyampaikan pesan pencegahan dengan pendekatan yang mudah dipahami masyarakat, serta memperkuat kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kehadiran tim di lapangan diharapkan turut memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

(Red)

Berita Terkait

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel
Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat
Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba
Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers
17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan
Harga Cabai Melambung di Pasar Kota Palembang, Capai Rp85.000 Per Kilo
Polda Sumsel dan Kompolnas Perkuat Komitmen Transparansi serta Perlindungan Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:21

Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08

Harga Cabai Melambung di Pasar Kota Palembang, Capai Rp85.000 Per Kilo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:54

Polda Sumsel dan Kompolnas Perkuat Komitmen Transparansi serta Perlindungan Kerja Jurnalistik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:44

Polda Sumsel Perkuat Kinerja Reserse hingga Polsek, Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

Berita Terbaru