‎HNSI Gandeng PT Benua Laut Lepas Sosialisasikan Area Konsesi dan Pelatihan Modifikasi Alat Tangkap Bagi Nelayan Sungsang

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

‎Banyuasin – Kompaslink.com-

‎Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Banyuasin II bekerja sama dengan PT Benua Laut Lepas (BLL) serta CV Aldo Saputra menggelar sosialisasi area konsesi dan pelatihan modifikasi alat tangkap hela dasar bagi nelayan di Pelabuhan Kritis, Desa Marga Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Selasa (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Selatan, UPT Dinas Perikanan Banyuasin, perwakilan Camat Banyuasin II, Ditpolair Polda Sumsel Pos Sungsang, TNI AL Posmat Sungsang, Kepala Desa Marga Sungsang, Kepala Desa Sungsang I, Kepala Desa Sungsang II, Kepala Desa Sungsang III, CV.Aldo Saputra, serta sekitar 50 nelayan dari berbagai kelompok nelayan di Kecamatan Banyuasin II.

‎Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada nelayan mengenai area yang tidak diperbolehkan untuk aktivitas penangkapan ikan saat kapal melakukan kegiatan bongkar muat barang. Selain itu, para nelayan juga mendapatkan pelatihan modifikasi alat tangkap jaring hela dasar yang ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

‎Ketua HNSI DPC Banyuasin II, Marlina, mengatakan kerja sama dengan pihak swasta sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan terhadap aturan yang berlaku.

‎“Nelayan harus memahami regulasi yang ada. Alat tangkap hela dasar yang disosialisasikan hari ini telah sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan. Tujuannya agar hasil tangkapan tetap optimal, namun kelestarian ekosistem laut tetap terjaga,” ujarnya.

‎Sementara itu, Perwakilan PT Benua Laut Lepas, M. Arman Wijaya, menjelaskan bahwa PT Benua Laut Lepas merupakan perusahaan pelayaran dan maritim Indonesia yang bergerak di bidang keagenan kapal (shipping agencies), layanan bunkering, penyediaan logistik kapal (ship chandler), serta penyewaan kapal tunda dan tongkang (tug and barge).

‎Menurut Arman, perusahaan juga mengelola operasional pelabuhan apung di perairan Tanjung Carat, Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan sistem digital terintegrasi untuk layanan Ship to Ship (STS).

‎Dalam kesempatan tersebut, Arman memaparkan peta area konsesi yang telah ditetapkan sebagai lokasi operasional perusahaan.

‎“Di area ini kapal-kapal besar melakukan lego jangkar untuk proses bongkar muat. Nelayan diperbolehkan melintas, namun dilarang menebar jaring ataupun merapat tanpa izin saat aktivitas bongkar muat berlangsung. Hal ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.

‎Di sisi lain, Perwakilan CV Aldo Saputra, Muhammad Johan, S.Sos., menyampaikan bahwa nelayan di wilayah Sungsang saat ini masih menghadapi kendala dalam memperoleh pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

‎Ia menjelaskan bahwa para nelayan perlu melengkapi dokumen kepemilikan kapal sebagai persyaratan agar distribusi BBM dari Pertamina dapat berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan nelayan dapat terpenuhi.

‎Salah seorang nelayan peserta kegiatan, Bani, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari sosialisasi tersebut.

‎“Selama ini kami khawatir salah menggunakan alat tangkap.Dengan adanya sosialisasi ini kami jadi lebih paham mana yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Kami juga berharap ke depan ada bantuan alat tangkap untuk nelayan,” tuturnya.

‎Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. HNSI menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi nelayan Sungsang agar semakin sejahtera, produktif, serta taat terhadap peraturan yang berlaku.

‎(Hamkah)

Berita Terkait

‎Polisi vs Warga Adu Gaplek di Mapolsek Banyuasin II.
‎Camat Banyuasin II Hadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah Tahun 2026
‎Mayat Pria Asal Delta Upang Ditemukan Didalam Jaring Nelayan Banyuasin, Polisi Lakukan Penyelidikan.
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal dari Keluarga yang Kuat
Warga Air Kumbang Selamat Setelah Diserang dan Ditusuk Sekelompok Preman
Ditresnarkoba Polda Sumsel Potong Jalur Transit Sabu Aceh–Medan–Jakarta, 614,5 Gram Disita dari Kurir Bus Antarprovinsi
‎Sinergi TNI-Polri dan Forkopimcam, Iptu Fariz Muhammad Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Idul Adha 1447 H Di Sungsang.
‎Pemdes Marga Sungsang Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 12 KPM

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:03

Polres OKI Resmikan Bedah Rumah Eks Napiter, Bukti Keberhasilan Program Deradikalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:56

Kapolres OKI Resmikan Jembatan Merah Putih, Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Konektivitas Desa

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:01

Kurang dari 12 Jam, Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan yang Menewaskan Remaja di Mesuji

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:18

Polres OKI dan Sat Brimob Polda Sumsel Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Vital di Pampangan Demi Konektivitas Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:41

Sinergi Antisipasi Karhutla, Polres Ogan Komering Ilir Salurkan Bantuan Sosial di Aliran Sungai Lempuing

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26

TMMD Ke-128 Tuntas, Manunggal Membangun Negeri dari Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:39

Tim Wasev Tinjau Langsung Program TMMD Ke-128 di Ogan Komering Ilir

Senin, 11 Mei 2026 - 07:38

Polres OKI Ungkap Dua Kasus Sabu di Bukit Batu Air Sugihan dalam Satu Hari

Berita Terbaru