Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wabup Samosir Tekankan Pentingnya Data yang Berkualitas

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Samosir( Sumut)Kompaslink.Com

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan pentingnya data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Samosir di Hotel JTS Parbaba, 02/06/2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang I berlangsung pada 2-5 Juni 2026 dan Gelombang II pada 8-11 Juni 2026.

 

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata, KBO Binmas Polres Samosir Horas L. Situmorang, Kepala BPS Kabupaten Samosir Devita Norani Saragih, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Pematangsiantar Apri Tantri Hutagaol.

 

Wabup Ariston menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan oleh BPS setiap sepuluh tahun sekali, tepatnya pada tahun yang berakhiran angka enam.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyediakan data dasar seluruh unit usaha, tetapi juga data sosial ekonomi keluarga yang akan memperkuat integrasi basis data ekonomi dan sosial secara nasional.

“Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan perekonomian Indonesia. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan,” ujar Ariston.

Bagi Kabupaten Samosir yang kini memasuki usia 22 tahun, Ariston menyebut sensus tersebut menjadi kesempatan penting untuk memotret potensi ekonomi daerah secara lebih akurat dan komprehensif.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata, perdagangan, jasa, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan penggerak utama perekonomian masyarakat Samosir yang memerlukan dukungan data yang lengkap dan terpercaya.

“Karena itu, kualitas data menjadi sangat penting. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ariston juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat ditentukan oleh kualitas para petugas lapangan sebagai ujung tombak pengumpulan data. Untuk itu, para peserta pelatihan diminta mengikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh agar memiliki pemahaman yang sama terkait konsep, metodologi, dan tata cara pendataan.

“Ketelitian, integritas, dan profesionalisme petugas menjadi faktor penting agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas. Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.

Ia berharap para peserta dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga pendataan dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Samosir Devita Norani Saragih menjelaskan, sebanyak 150 peserta yang mengikuti pelatihan petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 merupakan masyarakat Kabupaten Samosir yang telah diseleksi melalui berbagai tahapan seleksi dan diharapkan mampu menjadi mitra BPS yang kompeten dalam pelaksanaan sensus.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap SOP pendataan, konsep dan definisi statistik, serta teknis pelaksanaan pendataan di lapangan,” jelas Devita.

Selama tiga hari pelatihan, Devita menyakini peserta dapat memiliki kemampuan yang memadai untuk mengumpulkan data secara akurat dan sesuai kondisi riil di lapangan.J/Ndk

Berita Terkait

Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data
Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 
Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru