Olah TKP Lanjutan Kecelakaan Muratara: Polisi Gunakan Teknologi TAA untuk Rekonstruksi Digital

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG,-kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memaparkan perkembangan terbaru penanganan kecelakaan lalu lintas menonjol antara Bus ALS dan mobil tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara. Penanganan tragedi yang menewaskan 16 orang tersebut kini memasuki tahap identifikasi ilmiah dan investigasi digital guna memastikan identitas korban serta penyebab pasti kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan resmi disampaikan dalam konferensi pers di Posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara TK II Mohammad Hasan Palembang pada Kamis, 7 Mei 2026. Hingga sore hari, RS Bhayangkara Palembang telah menerima 16 kantong jenazah korban kecelakaan maut yang sebagian besar mengalami luka bakar berat akibat benturan dan ledakan hebat di lokasi kejadian.

Kondisi jenazah yang sulit dikenali secara visual membuat Tim DVI Polri memfokuskan proses identifikasi menggunakan metode scientific identification melalui pemeriksaan DNA, sidik jari, data gigi primer, serta pencocokan data ante mortem dari pihak keluarga korban.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Bus ALS diduga berusaha menghindari lubang jalan hingga bergerak ke jalur kanan dan bertabrakan dengan kendaraan tangki dari arah berlawanan. Benturan keras memicu kebakaran besar yang menyebabkan kedua kendaraan hangus terbakar,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Karumkit Bhayangkara TK II Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol dr. Budi Susanto, Sp.BS., QHIA., menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 11 korban telah memiliki laporan keluarga, sementara lima korban lainnya masih menunggu data pembanding dari pihak keluarga.

“Tim DVI bekerja secara maksimal menggunakan metode identifikasi ilmiah. Sampel DNA dari jenazah maupun keluarga korban akan dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Jakarta melalui jalur protokol khusus agar proses identifikasi dapat berjalan cepat dan akurat,” jelas Kombes Pol dr. Budi Susanto, Sp.BS., QHIA.

Selain fokus pada identifikasi korban meninggal dunia, Polda Sumsel juga memberikan perhatian penuh terhadap korban selamat yang mengalami luka bakar serius. Tiga korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit dan direncanakan akan dievakuasi ke Palembang guna mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih komprehensif.

Korban luka berat tersebut masing-masing adalah Jumiatun (35) asal Pati, Jawa Tengah, Ngadiono (44) asal Pati, Jawa Tengah, serta Muhammad Fahrul Hubaidi (31) asal Tegal. Sementara satu korban luka ringan yakni M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau, masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Dalam proses investigasi kecelakaan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel bersama Tim Laboratorium Forensik Polri juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan menggunakan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA). Teknologi ini memungkinkan penyidik merekonstruksi kecelakaan secara digital dan tiga dimensi untuk mengetahui pola benturan, estimasi kecepatan kendaraan, hingga posisi akhir kendaraan sebelum terbakar.

Proses investigasi diperkuat dengan pemindaian lokasi menggunakan drone dan pengukuran digital guna memastikan penyebab kecelakaan dianalisis secara objektif dan berbasis scientific investigation.

Penyidik turut menemukan sejumlah barang di dalam bus yang kini menjadi bagian dari pendalaman penyidikan, antara lain tabung gas, mesin motor, serta dua unit sepeda motor yang diduga diangkut bersama penumpang. Temuan tersebut akan dianalisis untuk mengetahui kaitannya dengan aspek keselamatan transportasi dan tingkat risiko kebakaran saat kecelakaan terjadi.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen menangani tragedi ini secara profesional, transparan, dan humanis.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara maksimal, baik dalam aspek identifikasi korban, pelayanan kepada keluarga, maupun penyelidikan penyebab kecelakaan. Prioritas kami adalah memberikan kepastian kepada keluarga korban dan memastikan investigasi berjalan objektif serta berbasis ilmiah,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam perjalanan Bus ALS tersebut agar segera melapor ke Posko DVI RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi hotline 0821-7803-8910 untuk proses pencocokan data ante mortem.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyangkut keselamatan transportasi umum di jalur nasional Lintas Sumatera. Polda Sumsel mengingatkan seluruh operator angkutan dan pengguna jalan agar selalu memastikan kelaikan kendaraan, mematuhi aturan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan kecelakaan.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru