Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG,-kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius.

Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan.

Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri.

Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi.

Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang.

Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan.

DAFTAR KORBAN SELAMAT:

1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.

2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.

3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.

4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara.

DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL):

1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.

2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara.

3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah.

4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.

5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan.

Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

Reporter,Evi

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru