Warga Kenten Pasang Spanduk Protes Krisis Air Bersih, Desak Pemerintah Bertindak

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 07:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUASIN, SUMSEL –Kompaslink.com|

Warga di kawasan Kenten, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, meluapkan kekecewaan mereka terhadap buruknya distribusi air bersih dengan memasang spanduk protes bertuliskan “Selamat Datang di Kawasan Sulit Air Bersih” di sejumlah titik strategis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pelayanan Perumda Tirta Betuah dan pemerintah daerah yang dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama bertahun-tahun.

Berdasarkan keterangan warga berinisial F, pemasangan spanduk telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan tersebar di sejumlah wilayah terdampak, antara lain:

Kelurahan Kenten

Kelurahan Sei Sedapat

Kelurahan Azhar

dan wilayah sekitarnya

“Kami sengaja memasang spanduk agar pemerintah, DPRD, hingga pusat mengetahui kondisi yang kami alami. Ini sudah berlangsung belasan tahun tanpa solusi nyata,” ujar F kepada awak media, Jumat (24/4/2026).

Warga mengeluhkan distribusi air dari Perumda Tirta Betuah yang dinilai tidak lancar dan jauh dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam satu bulan, air hanya mengalir sekitar 3 hingga 4 kali, sementara kebutuhan terus berjalan setiap hari.

“Kami butuh solusi nyata, bukan sekadar janji. Air bersih adalah kebutuhan utama,” tambahnya.

Ironisnya, meski distribusi air tidak optimal, warga tetap diwajibkan membayar tagihan bulanan sekitar Rp60.000. Selain itu, mereka juga harus mengeluarkan biaya tambahan hingga ratusan ribu rupiah untuk membeli air dari luar.

“Setiap bulan kami bayar, tapi air tidak mengalir. Kami juga harus beli air tambahan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Warga berharap pemerintah daerah, DPRD, hingga pemerintah pusat segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Mereka bahkan membuka opsi agar pengelolaan air dapat dialihkan ke pihak lain yang dinilai lebih mampu.

“Kalau memang tidak mampu, kami berharap bisa bergabung dengan layanan air dari Kota Palembang. Yang penting kebutuhan air kami terpenuhi,” tegas warga.

Masyarakat juga meminta perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar persoalan air bersih di wilayah mereka menjadi prioritas dan segera ditangani.

Warga menilai persoalan ini seharusnya dapat diselesaikan sejak lama jika menjadi prioritas pemerintah. Mereka berharap tidak ada lagi pembiaran, apalagi jika persoalan ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

Aksi pemasangan spanduk ini menjadi bentuk peringatan keras bahwa kebutuhan dasar masyarakat belum terpenuhi, dan mendesak adanya langkah konkret serta cepat dari seluruh pihak terkait.Penulis: FRIC Sumsel(Erwin)

Editor:Red

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54

Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:53

Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:51

Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:49

Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:47

Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:15

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:14

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Berita Terbaru