Pemkab Samosir Beri Pendampingan Anak Korban KDRT, Wabup: Kekerasan Tidak Bisa Ditoleransi

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 12:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir(Sumut)Kompaslink.com

Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan kepedulian terhadap anak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan melakukan kunjungan kasih langsung ke kediaman keluarga korban di salah satu Desa di Kecamatan Simanindo, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, sebagai bentuk dukungan moril sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak anak tetap berjalan, termasuk pendidikan dan pemulihan kondisi psikologis korban.
Dua anak yang menjadi korban, masing-masing berinisial ES (10), siswi kelas V SD, dan MS (9), siswi kelas III SD, tampak mulai ceria saat menerima kunjungan. Keduanya diketahui mengalami kekerasan pada Selasa (7/4/2026) sore saat ayah mereka tidak berada di rumah.
Ariston menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak maupun perempuan tidak dapat ditoleransi karena melanggar hukum dan berdampak serius terhadap perkembangan mental anak.
“Ini harus menjadi pelajaran bagi semua keluarga yang ada di Kabupaten Samosir. Jangan sampai terjadi lagi KDRT, baik kepada istri maupun anak. Hak anak dilindungi undang-undang, dan kekerasan fisik memiliki konsekuensi pidana. Kami sangat prihatin atas kejadian ini,” ujar Ariston.

Ia juga mengapresiasi keberanian seorang guru DR (wali kelas ES) yang pertama kali merespons dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam melindungi anak dari kekerasan.
“Terima kasih atas kepedulian dan keberanian ibu yang sudah melaporkan kejadian. Ini patut menjadi contoh, semoga semakin banyak guru seperti ibu yang peduli terhadap kondisi anak-anak,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Ariston memberikan motivasi dan tali asih kepada kedua korban dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan pendidikan mereka hingga lulus sekolah dasar.

Ia juga meminta peran aktif orangtua, khususnya ayah, untuk memberikan perhatian tidak hanya secara materi, tetapi juga dukungan emosional guna memulihkan trauma anak.
“Anak-anak ini pasti mengalami trauma. Karena itu, perhatian psikologis sangat penting agar kejadian ini tidak meninggalkan dampak jangka panjang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Samosir, Priska Situmorang, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan intensif, baik dari sisi psikologis maupun hukum.
Menurut Priska, kedua korban telah mendapatkan perawatan medis, termasuk visum, dan akan terus dipantau perkembangannya.
“Kami akan terus mendampingi sampai kasus ini tuntas. Jika dalam beberapa hari kondisi luka belum membaik, anak akan kembali dirujuk untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini fokus utama adalah pemulihan kesehatan dan psikologis anak,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa hak-hak anak, termasuk pendidikan, tetap terpenuhi dan keluarga dapat menghubungi pihaknya kapan saja untuk pendampingan.

Ketua PKK Kabupaten Samosir, Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, turut menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan perlindungan dan kasih sayang kepada anak.
“Anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dan diayomi. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada guru yang telah melaporkan kasus tersebut serta mendorong agar semakin banyak tenaga pendidik yang berani bertindak demi keselamatan anak didik.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir memastikan bahwa kedua korban tetap mendapatkan hak pendidikan secara penuh dan dukungan dari pihak sekolah selama masa pemulihan.
Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan perlindungan terhadap anak serta memastikan setiap kasus kekerasan ditangani secara serius dan tuntas.

Turut hadir Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Plt. Kadis Sosial dan PMD Dumosch Pandiangan, Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar, PKK Kab. Samosir dan OPD terkait lainnya.J/,Ndk

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:42

Gerak Cepat Polrestabes Palembang, Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37

Ditresnarkoba Polda Sumsel Perkuat Pemberantasan Narkoba di Kawasan Boom Baru Palembang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:21

Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru